Sijori Today

Polres dan Bhayangkari Anambas Lepas 220 Tukik ke Laut

Kapolres Kepulauan Anambas, AKBP Misbachul Munir saat memimpin pelepasan 220 tukik di Pulau Pahat, Kamis (24/9/2026). F: Sijoritoday.com/Alex ‎

‎‎ANAMBAS,SIJORITODAY.com – Sebanyak 220 tukik dilepasliarkan ke laut di kawasan Pulau Pahat, Kabupaten Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau, Kamis (24/9/2026).
‎
‎Kegiatan tersebut digelar Polres Kepulauan Anambas bersama Bhayangkari Cabang Kepulauan Anambas sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian penyu sekaligus mendukung keberlangsungan ekosistem pesisir.
‎
‎Selain melepasliarkan tukik, kegiatan konservasi itu juga diisi dengan penanaman sebanyak 25 pohon ketapang serta aksi bersih-bersih pantai.
‎
‎Dari kegiatan tersebut, personel kepolisian, Bhayangkari dan masyarakat berhasil mengumpulkan sekitar 5,3 kilogram sampah yang ditemukan di kawasan pesisir Pulau Pahat.
‎
‎Kapolres Kepulauan Anambas, AKBP Misbachul Munir mengatakan, pelestarian lingkungan membutuhkan kepedulian yang diwujudkan melalui tindakan nyata.
‎
‎“Menjaga alam bukan hanya tentang apa yang kita lakukan hari ini, tetapi bagaimana kita memastikan lingkungan tetap terjaga untuk anak cucu kita,” ujar Misbachul.
‎
‎Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama melindungi penyu dengan tidak mengambil telur maupun mengonsumsi daging penyu.
‎
‎“Jangan mengambil telur penyu ataupun mengonsumsi dagingnya. Jika melihat adanya penyu atau telur penyu yang diambil, segera laporkan kepada pihak berwenang agar dapat ditangani sesuai ketentuan,” katanya.
‎
‎Sementara itu, Ketua Bhayangkari Cabang Kepulauan Anambas, Dama Munir mengajak masyarakat untuk ikut menjaga penyu beserta habitat alaminya.
‎
‎“Mari kita bersama-sama menjaga penyu dan habitatnya. Biarkan mereka tetap hidup dan berkembang di alam,” tuturnya.
‎
‎Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari hal-hal sederhana, seperti menjaga kebersihan pantai serta tidak mengganggu satwa yang hidup di habitatnya.
‎
‎Rangkaian kegiatan diawali dari Pelabuhan Pemda Sri Siantan. Kapolres Kepulauan Anambas bersama Ketua Bhayangkari, anggota Bhayangkari dan rombongan kemudian bertolak menuju Pulau Pahat menggunakan Kapal Patroli Polair KP XXXI-2005.
‎
‎Setibanya di Pulau Pahat, kegiatan dilanjutkan dengan pelepasliaran 220 tukik ke laut.
‎
‎Para peserta kemudian melaksanakan aksi bersih pantai. Sampah yang dikumpulkan dari kawasan pesisir mencapai 5,3 kilogram.
‎
‎Kegiatan dilanjutkan dengan penanaman 25 pohon ketapang di kawasan konservasi.

Penanaman tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga vegetasi pesisir sekaligus mendukung kelestarian lingkungan di sekitar habitat penyu.
‎
‎Melalui kegiatan tersebut, Polres dan Bhayangkari Kepulauan Anambas mengajak masyarakat untuk mengambil bagian dalam upaya konservasi penyu.
‎
‎Tidak mengambil telur penyu, tidak mengonsumsi daging penyu, menjaga kebersihan pantai serta melaporkan aktivitas yang dapat mengancam kelestarian penyu menjadi langkah sederhana yang dapat dilakukan secara bersama-sama.
‎
‎Dari Pulau Pahat, sebanyak 220 tukik kembali ke habitat alaminya. Sebanyak 25 pohon ketapang ditanam dan 5,3 kilogram sampah berhasil dibersihkan.
‎
‎Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga satwa, habitat serta lingkungan pesisir secara berkelanjutan.
‎
‎Penulis: Alex
‎Editor: Nuel
‎

Exit mobile version