TANJUNGPINANG,SIJORITODAY.com – Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kepri, Darwis menyampaikan bahwa PLN Batam tengah berupaya memulihkan sistem kelistrikan.
Soal kompensasi, ia menuturkan ada regulasi yang menetapkan besaran yang diterima oleh pelanggan terdampak.
“Mereka terus berupaya untuk memulihkan kondisi ini. Ada namanya tingkat layanan, ada aturannya, ada kaidahnya, kalau misalnya pemadaman lebih dari beberapa jam ada kompensasi,” tuturnya.
Darwis menambahkan, Pulau Bintan masih bergantung pada pasokan listrik dari Kota Batam sehingga ada potensi untuk dilakukan pemadaman bergilir.
“Bintan ini masih bergantung dengan Batam. Sistem Bintan ini kan ada pembangkit, tadi malam kita sudah operasional kan 32 Mega, kurang dari 30 persen dari beban puncak kita,” tambahnya.
Sementara itu, Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad menambahkan, Wagub Nyanyang Haris Pratamura terus mengamati perkembangan sistem kelistrikan yang menyebabkan blackout di Kota Batam, Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan itu.
“Pak Wakil Gubernur kan terus mengamati dan mengawasi,” tambahnya.
Ansar berharap PLN mengerahkan seluruh kemampuan untuk memulihkan pasokan listrik secepat mungkin. Dengan demikian, aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.
“Kita berharap dan kita yakin PLN bisa melakukan upaya maksimal secepat mungkin untuk kembali menjadikan kondisi listrik kita seperti sediakala,” ujarnya.
Penulis: Nuel
