Sijori Today

Pengaspalan Jalan Letung–Berhala Saat Hujan Dipertanyakan

Kegiatan pengaspalan Jalan Letung–Berhala. F: Sijoritoday.com/Alex ‎

‎ANAMBAS,SIJORITODAY.com – Pekerjaan rekonstruksi peningkatan jalan Letung hingga Simpang Pelabuhan Berhala, Kecamatan Jemaja, Kabupaten Kepulauan Anambas, menjadi sorotan masyarakat.

Proses pengaspalan pada proyek yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) itu dipertanyakan karena dilakukan saat kondisi jalan basah dan diguyur hujan.
‎
‎Proyek dengan nilai kontrak sebesar Rp3.999.495.800 tersebut dikerjakan oleh CV Karya Saputra selaku kontraktor pelaksana, dengan CV Kenen Konsultan sebagai konsultan pengawas.
‎
‎Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan pada Selasa (27/10/2026) malam, pekerjaan pengaspalan tetap berlangsung ketika badan jalan dalam kondisi basah akibat hujan.

Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran masyarakat terhadap mutu dan daya tahan hasil pekerjaan.
‎
‎Salah seorang warga mempertanyakan apakah pengaspalan yang dilakukan dalam kondisi tersebut dapat menjamin kualitas jalan sesuai spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.
‎
‎“Kalau kondisi jalan masih basah dan dikerjakan saat hujan, tentu kami mempertanyakan bagaimana kualitasnya nanti. Kami berharap jalan ini benar-benar dikerjakan dengan baik agar tidak cepat rusak,” ungkap warga tersebut.
‎
‎Menurut masyarakat, peningkatan jalan tersebut sangat dibutuhkan untuk menunjang kelancaran mobilitas warga serta mendukung aktivitas ekonomi di Pulau Jemaja. Karena itu, pelaksanaan proyek diharapkan tidak hanya mengejar penyelesaian pekerjaan, tetapi juga mengutamakan mutu dan ketahanan jalan dalam jangka panjang.
‎
‎Menanggapi sorotan masyarakat, Nurkisman, yang disebut sebagai Chief Engineer atau manajer proyek, menyatakan bahwa kualitas jalan tetap terjamin meskipun pengaspalan dilakukan ketika badan jalan dalam kondisi basah.
‎
‎Ia menjelaskan, material aspal yang digunakan telah dicampur dengan bahan kimia superplasticizer yang menurut keterangannya berfungsi sebagai bahan anti-pengelupasan.
‎
‎“Kualitas jalan ini kami jamin bagus. Aspal sudah dicampur dengan bahan kimia yang berfungsi sebagai bahan anti-pengelupasan,” ujarnya.
‎
‎Nurkisman juga menyampaikan kesediaannya untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat yang ingin mengetahui lebih lanjut mengenai pelaksanaan pekerjaan, termasuk pengaspalan saat kondisi badan jalan basah.
‎
‎Meski demikian, penjelasan pihak pelaksana tersebut belum menghilangkan pertanyaan masyarakat mengenai kesesuaian metode pengaspalan dengan spesifikasi teknis dan ketentuan pekerjaan yang berlaku.
‎
‎Penggunaan bahan tambahan dalam campuran aspal perlu dipastikan sesuai dengan rancangan campuran (job mix formula), spesifikasi material, serta persyaratan teknis proyek.

Sementara itu, kondisi permukaan jalan dan cuaca saat penghamparan merupakan aspek yang perlu diperiksa untuk memastikan mutu pekerjaan.
‎
‎Dalam pelaksanaan proyek infrastruktur yang menggunakan anggaran pemerintah, konsultan pengawas memiliki peran penting untuk memastikan setiap tahapan pekerjaan berjalan sesuai kontrak, spesifikasi teknis, serta standar mutu yang dipersyaratkan.
‎
‎Karena itu, konsultan pengawas diharapkan menjalankan fungsi pengawasan secara optimal, termasuk memastikan kondisi lapangan, material, metode penghamparan, dan proses pemadatan memenuhi ketentuan teknis.
‎
‎Apabila terdapat pekerjaan yang diduga tidak sesuai spesifikasi, pemeriksaan teknis dan pengujian mutu dapat dilakukan oleh pihak berwenang untuk memastikan kualitas hasil pembangunan berdasarkan data dan kondisi faktual di lapangan.
‎
‎Masyarakat Jemaja berharap proyek rekonstruksi jalan Letung hingga Simpang Pelabuhan Berhala dapat menghasilkan infrastruktur yang kuat, aman, dan tahan lama.

Mereka juga menginginkan keterbukaan informasi dari pihak pelaksana maupun pengawas agar setiap pertanyaan mengenai kualitas pekerjaan dapat dijawab secara jelas dan terukur.
‎
‎Dengan nilai kontrak yang hampir mencapai Rp4 miliar, pelaksanaan proyek tersebut diharapkan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat serta menjadi bentuk pertanggungjawaban atas penggunaan APBD Provinsi Kepulauan Riau.
‎
‎Penulis: Alex
‎Editor: Nuel
‎

Exit mobile version