Sijori Today

Camat Jemaja “Gembleng” 26 PPPK, Tekankan Komunikasi dan Kekompakan ‎

‎Kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penanaman Nilai-Nilai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kantor Kecamatan Jemaja, Kamis (5/11/2026). F: Sijoritoday.com/Alex

‎ANAMBAS,SIJORITODAY.com – Sebanyak 26 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Kecamatan Jemaja, Kabupaten Kepulauan Anambas, mendapat pembekalan penguatan kapasitas dan karakter aparatur dalam hari kedua Bimbingan Teknis (Bimtek) Penanaman Nilai-Nilai Aparatur Sipil Negara (ASN), Kamis (5/11/2026).
‎
‎Kegiatan yang dipusatkan di Kantor Kecamatan Jemaja tersebut menghadirkan sejumlah materi penting, meliputi komunikasi efektif, pola pikir positif (positive mindset), serta pembangunan kerja sama tim.
‎
‎Pembekalan ini menjadi bagian dari upaya membentuk aparatur yang tidak hanya cukap dalam menjalankan tugas administratif, tetapi juga memiliki karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kemampuan berkolaborasi dalam lingkungan kerja pemerintahan.
‎
‎Sejak kegiatan dimulai, antusiasme peserta terlihat dalam mengikuti setiap sesi materi.

Para PPPK diberikan pemahaman mengenai pentingnya membangun pola komunikasi yang baik, menjaga sikap profesional, serta menanamkan semangat kebersamaan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab.
‎
‎Camat Jemaja, Mudahir dalam arahannya menegaskan, setiap materi yang disampaikan harus dipahami secara serius dan diimplementasikan dalam pelaksanaan pekerjaan sehari-hari.
‎
‎Ia mengingatkan bahwa menjadi bagian dari aparatur pemerintah bukan hanya tentang menyelesaikan pekerjaan, melainkan juga menyangkut sikap, etika, kedisiplinan, serta kemampuan menjalin hubungan kerja yang baik.
‎
‎Menurut Mudahir, komunikasi efektif merupakan salah satu kunci utama dalam menciptakan koordinasi yang baik di lingkungan birokrasi.

Dengan komunikasi yang tepat, setiap arahan pimpinan dapat dipahami dan dilaksanakan secara optimal, sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman dalam pelaksanaan tugas.
‎
‎“Melalui materi Komunikasi Efektif, diharapkan seluruh PPPK mampu membangun komunikasi yang baik di lingkungan birokrasi, memahami arahan pimpinan, serta melaksanakan tugas sesuai ketentuan dan tanggung jawab masing-masing,” ujarnya.
‎
‎Selain kemampuan berkomunikasi, peserta juga dibekali pemahaman mengenai pentingnya membangun pola pikir positif dalam menghadapi dinamika dan tantangan pekerjaan.
‎
‎Pola pikir yang terbuka, optimistis, dan konstruktif diharapkan mampu mendorong aparatur untuk lebih adaptif terhadap perubahan, memiliki inisiatif dalam bekerja, serta tidak mudah menyerah ketika menghadapi berbagai kendala.
‎
‎Materi tersebut sekaligus mengingatkan bahwa peningkatan kualitas aparatur harus dimulai dari perubahan pola pikir dan sikap dalam memandang pekerjaan sebagai bentuk tanggung jawab kepada negara dan masyarakat.
‎
‎Selanjutnya, melalui materi Team Building, para peserta diajak memahami pentingnya solidaritas, kebersamaan, dan kolaborasi dalam mencapai tujuan organisasi.
‎
‎Dalam sebuah lingkungan kerja, keberhasilan tidak dapat dibebankan hanya kepada satu orang.

Dibutuhkan keterlibatan seluruh anggota dengan kemampuan dan karakter yang berbeda, tetapi memiliki visi serta tujuan yang sama.
‎
‎Kekompakan dan saling mendukung antarrekan kerja menjadi modal penting agar setiap tugas pemerintahan dapat diselesaikan secara efektif, terarah, dan bertanggung jawab.
‎
‎Untuk memperkuat pemahaman tersebut, peserta juga mengikuti berbagai aktivitas interaktif yang dirancang untuk membangun rasa kebersamaan dan kepercayaan dalam kelompok.
‎
‎Memasuki sesi sore, suasana Bimtek berlangsung semakin meriah melalui kegiatan ice breaking, permainan kelompok, dan yel-yel.

Aktivitas ini menjadi sarana penyegaran sekaligus melatih konsentrasi, komunikasi, dan kekompakan di antara peserta.
‎
‎Melalui pendekatan tersebut, pembelajaran tidak hanya berlangsung secara formal di dalam ruangan, tetapi juga memberikan pengalaman langsung mengenai pentingnya kerja sama dan semangat kolektif dalam sebuah organisasi.
‎
‎Rangkaian Bimtek Penanaman Nilai-Nilai ASN dijadwalkan berakhir pada Jumat (6/11/2026).

Seluruh peserta diharapkan mengikuti kegiatan hingga tuntas dan mampu mengaplikasikan setiap pengetahuan yang diperoleh di lingkungan kerja masing-masing.
‎
‎Dengan adanya pembekalan ini, 26 PPPK Kecamatan Jemaja diharapkan mampu menunjukkan perubahan nyata dalam budaya kerja, mulai dari peningkatan kedisiplinan, tanggung jawab, etika komunikasi, hingga kemampuan membangun kerja sama yang solid.
‎
‎Peningkatan kualitas aparatur tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang efektif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
‎
‎Pada akhirnya, keberhasilan Bimtek ini tidak hanya diukur dari keikutsertaan peserta selama kegiatan berlangsung, tetapi juga dari sejauh mana nilai-nilai ASN diterapkan dalam pelaksanaan tugas dan diwujudkan melalui pelayanan publik yang profesional, berintegritas, serta semakin berkualitas di Kecamatan Jemaja.
‎
‎Penulis: Alex
‎Editor: Nuel

Exit mobile version