
Marzuki Sebut Embung Sumber Air Penting dan Prioritas
NATUNA, SIJORITODAY.com – Beberapa Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Natuna Dapil Kecamatan Bunguran Barat menghadirkan Musrenbang guna tampung dan menjaring aspirasi masyarakat.
Mereka berpendapat, salah satu kebutuhan warga yaitu ketersediaan air yang memadai dan mudah di jangkau.
Apalagi sudah tersedia embung di kawasan itu, hanya belum di gunakan maksimal.
Hal ini di katakan Ketua Komisi II DPRD Natuna Marzuki, saat di wawancarai awak media ini di sela-sela kegiatan Musrenbang di gedung pertemuan Kecamatan Bunguran Barat, Sedanau Natuna, Rabu (9/2).
“Kita mesti benar-benar mengupayakan sumber air, seperti embung yang telah terbangun yang menelan biaya puluhan miliar. Jika tidak bisa di manfaatkan maka anggaran pembangunan itu akan sia-sia,” ucapnya.
Ia menyebutkan, tahun ini jalan Panglima Hujan dapat di selesaikan melalui APBD Natuna. Harapannya bisa terealisasi dengan baik.
Marzuki menilai, Jalan Diponegoro menuju Kampung Air Batu juga perlu di perbaiki. Tahun ini belum bisa di selesaikan, harapannya tahun depan dan sudah di usulkan Musrenbang kelurahan tahun ini.
Di sebutkannya, rambu karang (pal) dari Sedanau menuju Binjai pun tahun ini kemungkinan akan d ibangun dengan dana senilai Rp1 miliar melalui Dinas Perhubungan Kabupaten Natuna.
Ia juga menuturkan, bahwa selain infrastruktur atau sarpras, peningkatan ekonomi masyarakat pun tidak luput dari rencana prioritas. Misalnya, bantuan untuk para nelayan, peningkatan usaha bagi pelaku UMKM di Sedanau ini.
Selain itu, pengembangan pariwisata juga perlu. Misalnya, penyelesaian jalan lingkar Pulau Sedanau juga masuk rencana kegiatan. Berpotensi menarik minat wisata karena pantai atau lautnya indah.
Menurutnya, begitulah berbagai kebutuhan masyarakat secara menyeluruh yang perlu di perhatikan.
Sehingga peran pemerintah dapat di rasakan kehadirannya.
Marzuki juga mengakui kegiatan Musrenbang tahun ini tidak seperti biasanya, kali ini kegiatan ini di hadiri kepala daerah. Diyakini, aspirasi yang sudah di tampung bisa lebih fokus berbenah buat daerah berdasarkan usulan yang di dengar langsung. (daeng)
Editor : Desi






































