TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – Kepala Puskesmas Mekar Baru, Anggraeni meminta guru yang memiliki gejala Covid-19 tidak mengajar tatap muka di sekolah.
Para guru yang bergejala Covid-19 diminta terlebih dahulu mengikuti swab antigen untuk memastikan bebas dari Covid-19 untuk mengantisipasi terjadinya kluster sekolah.
“Guru-gurunya harus di swab dulu, nanti seandainya ada keluhan Covid-19 itu harusnya tidak dilakukan tatap muka,” katanya, Rabu (6/10/2021) pagi.
Angraeni menerangkan, sebelum belajar tatap muka dimulai secara serentak pada Senin (6/10/2021) kemarin, Puskesmas Mekar Baru telah meminta pendidik dan tenaga kependidikan untuk menjalani rapid tes antigen.
“Kan kita ada SOP,” ujarnya.
Dalam SKB 4 Menteri tentang Panduan Pembelajaran di Tengah Pandemi, Dinas Kesehatan Provinsi atau Kabupaten/Kota untuk memastikan Puskesmas setempat mengawasi dan membina sekolah dalam mencegah dan mengendalikan penyebaran Covid-19 di sekolah.
Dinkes juga diminta untuk menginformasikan kepada Satgas Covid-19 Kabupaten/Kota dan Puskesmas setempat jika ada warga sekolah di wilayah kerjanya terkonfirmasi positif Covid-19.
Puskesmas juga diminta proaktif mengecek kondisi kesehatan warga sekolah selama pelaksanaan belajar tatap muka.
(Helen)
Editor: Nuel
