TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – Pemerintah Indonesia akan membuka penerbangan internasional dari 18 negara pada pekan ini.
Hal itu disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dalam konferensi pers di YouTube Sekretariat Presiden, Senin (11/10/2021) kemarin.
Namun, dari 18 negara tersebut tidak ada nama Singapura karena meningkatnya kasus positif Covid-19 di negeri Singa Laut itu.
“Pembukaan penerbangan internasional ke Bali akan dimulai pekan ini, diharapkan mampu untuk memulihkan ekonomi Bali yang masih jauh di bawah kondisi pra pandemi,” katanya, Senin (11/10/2021).
Luhut menyebut, rincian 18 negara itu akan diumumkan dalam SE Menteri Dalam Negeri.
“Nama-nama negara yang diumumkan ada 18 negara saya kira Singapura belum termasuk. Karena belum memenuhi standar level 1 dan 2 sesuai WHO,” sebutnya.
Tidak masuknya Singapura dalam daftar negara yang diizinkan masuk ke Indonesia otomatis akan berdampak pada pelaksanaan travel bubble di Kepri.
Program travel bubble ini merupakan perjalanan wisata tanpa karantina dengan Singapura yang akan dilaksanakan di Bintan dan Batam.
Kepala Dinas Pariwisata Kepri Buralimar pun mengaku belum menerima surat resmi pembukaan penerbangan internasional itu. Ia baru mengetahuinya dari pemberitaan di sejumlah media.
“Saya belum terima surat resminya, baru baca-baca di media,” ujarnya.
Buralimar berharap ada perubahan sehingga Singapura masuk daftar negara yang diizinkan masuk ke Indonesia. Menurutnya, pariwisata Kepri selama ini sangat bergantung pada Singapura dan Malaysia.
“Mudah-mudahan ada kabar baiknya pekan ini, karena bagaimanapun kita mengandalkan Singapura kan,” harapnya.
(Nuel)
