BINTAN,SIJORITODAY.com – Warga Bintan sempat dihebohkan dengan penemuan benda menyerupai alat tempur berupa tank yang mengapung dekat perairan Pulau Buruan (sebelumnya Pulau Cempedak) Kecamatan Bintan Pesisir pada Senin (27/12) pagi kemarin.
Ternyata si penemu yakni Jay (28), nelayan asal Desa Air Glubi Kecamatan Bintan Pesisir mengaku sempat takut menemukan benda tersebut.
Dirinya menceritakan jika pada saat itu hendak pergi menangkap ikan, namun dari jarak ratusan meter dirinya melihat ada benda tersebut mengapung terombang-ambing di tengah laut.
Jay mengaku sempat takut dan was-was, namun dirinya penasaran dan mengarahkan sampannya lebih dekat ke benda tersebut. “Awalnya saya takut, takut saja meledak,” kata Jay menceritakan kepada Komandan Lantamal IV Tanjungpinang Laksma Dwika Tjahja Setiawan di Posmat TNI AL di Kampung Keke Kijang Kecamatan Bintan Timur, Selasa (28/12) siang.
Jika melanjutkan ceritanya, ternyata dirinya belum pernah melihat tank apalagi lokasi ditemukannya ditengah lautan. “Saya memang tidak tahu tank itu seperti apa, karena takut makanya saya laporkan ke pak kades,” ceritanya.
Agar benda itu tidak kemana-mana dibawa ombak, Jay pun memutuskan untuk menarik benda tersebut dengan sampannya. Tak lama, barulah tim dari TNI AL datang untuk mengevakuasi benda tersebut dan dibawa ke Posmat TNI AL Kijang.
Komandan Lantamal IV Tanjungpinang Laksma Dwika Tjahja Setiawan memastikan jika benda tersebut tidak berbahaya. Dari hasil pemeriksaan sementara, material benda tersebut berupa logam besi dengan ketebalan 0,2 cm (2 mm).
Selain itu, pada bagian dalam benda menyerupai tank itu ditemukan strefoam yang dipakai untuk mengapungkan benda tersebut diatas air laut.
“Sementara ini belum kita temukan peralatan apapun dibagian dalam, bahannya memang logam dengan ketebalan 0,2 cm dan terdapat strefoam,” terangnya.
Darimanakah asal benda tersebut, Jenderal TNI AL bintang 1 itu belum bisa memastikan. Karena tidak ditemukan identitas apapun di seluruh bagian benda tersebut. “Tidak ada kita temukan identitas apapun yang menunjukkan asal benda tersebut,” katanya.
Sekilas benda tersebut hampir mirip dengan tank, hanya saja jika dillihat dari materialnya benda tersebut hanya reflika yang mirip seperti tank.
TNI AL akan melakukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui sebenarnya benda tersebut dan asal benda tersebut. “Nanti tim dari Jakarta akan turun melakukan penelitian. Kita tunggu hasilnya,” kata Dwika. (Btn)
Editor : Redaksi
