Sijori Today

Unjuk Rasa Tolak SUTT Berujung Bentrok

BATAM, SIJORITODAY.COM – Untuk kedua kalinya, sejumlah mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa menolak pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) di sejumlah titik wilayah Batam.

Kali ini tidak hanya Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Batam yang melakukan aksi, mahasiswa tergabung di Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Batam juga. Beserta gabungan masyarakat yang terdiri dari Perumahan Modena, Cendana, dan Odesa juga turut serta di dalamnya.

Ketua GMNI Kota Batam, Diki Chandra, mengatakan bahwa penggelaran aksi dilakukan pada Polda Kepri di tujukan agar pihak kepolisian terkait menarik pengawalan dalam pembangunan SUTT tersebut.

“Kami menuntut agar pihak Polda Kepri menarik pasukanya dalam pegawalan pada tempat pembangunan SUTT dengan alasan hal tersebut masih dalam proses hukum,” tuturnya.

Dalam aksi berlangsung, puluhan massa aksi sempat mendapatkan tindakan penolakan dari pihak kepolisian.

“Di lapangan kami mendapatkan tindakan represif dari pihak kepolisian, Kami di tolak dan di suruh untuk tidak aksi di Polda, jadi kami beranggapan bahwa Polda anti kritik,” tuturnya.

Di tengah keramaian aksi pula, pihaknya sempat mengalami bentrok, bahkan terjadi peristiwa pemukulan yang di dapatkan dari oknum aparat kepolisian.

“Saya Selaku ketua cabang tadi malah dipukul di bagian bibir saya. Saya pastikan (pukulan) itu dari Kasatintel Polresta, ada bekasnya dan rencananya mau kami lakukan visum,” jelasnya.

Diki melanjutkan, akan menindaklanjuti lanjuti perlakuan tersebut pada tahap yang lebih serius.

“Kami akan laporkan hal ini juga kepada Propam Polda Kepri dan ketika laporan ini tidak di tanggapi kami akan meneruskan laporan tersebut hingga Mabes polri. Dan kami juga telah melaporkan hal ini terhadap DPP GMNI,” pungkasnya

Aksi kemudian berlanjut pada Kantor Bright PLN Kota Batam. Demontrasi di lakukan di dua lokasi aksi tersebut tidak mendapatkan respon dari pihak-pihak yang dituju.

Selain itu, hingga berita ini di unggah, sijoritoday.com masih berupaya melakukan konfirmasi dengan pihak Polda Kepri.

Kali Kedua Unjuk Rasa Tolak SUTT Berujung Bentrok. (Bora)

Editor : Desi

Exit mobile version