TANJUNGPINANG,SIJORITODAY.com – Himpunan Mahasiswa Kota Tanjungpinang menyayangkan BUMD Tanjungpinang Makmur Bersama yang tidak merawat Pasar Ikan KUD.
Akibat minim perawatan dan struktur bangunan yang mulai rapuh, pelataran Pasar Ikan KUD itu pun roboh pada Sabtu (5/3/2022) pagi tadi.
Ketua HMKT, Januarman menilai BUMD tidak memiliki analisis resiko dan jadwal perawatan berkala pasar.
“Ini terjadi karena kelalaian BUMD Tanjungpinang, apakah memang tidak ada perawatan dan analisis resiko yang dilakukan?” katanya, Sabtu (5/3/2022).
HMKT pun mendesak agar Pemko Tanjungpinang dan BUMD segera menyelesaikan persoalan Pasar KUD ini.
“Jangan sampai peristiwa ini berlarut-larut tidak diatasi, jika terjadi akan kami gugat sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya.
Sekjend HMKT, Rizky Fathur Rahman menerangkan, minimnya perawatan itu dibenarkan oleh pedagang yang sudah lima tahun berdagang di Pasar KUD.
“Kurangnya kepedulian BUMD Kota Tanjungpinang terhadap salah satu sumber pemasukan daerah,” terangnya.
Rizky juga mengaku prihatin dengan BUMD yang hanya memperdulikan pendapatan dibanding perawatan.
“Kami turut sedih karena pernyataan dari Dirut BUMD yang mengatakan hanya mengelola dari aspek bisnis,” ucapnya.
Ia pun meminta agar Pemko Tanjungpinang dan BUMD bertanggungjawab terhadap para korban dan mengganti kerugian puluhan kendaraan yang rusak akibat robohnya pelataran pasar.
“Kami meminta agar Pemko Tanjungpinang bertanggungjawab terhadap para korban atas peristiwa ini karena setiap orang berhak untuk menerima ganti rugi,” pintanya. (*)
Editor: Nuel
