TANJUNGPINANG,SIJORITODAY.com – Direktur PT TMB Irwandy menyampaikan terkait sewa lapak relokasi terbilang mahal. Bila di bandingkan dengan meja yang dikelola pihaknya.
Dikatakannya harga sewa saat ini senilai Rp800 ribu perbulannya. Di upayakan agar sewa dapat di turunkan.
“Nanti kita akan upayakan komunikasi sama swasta supaya harganya sesuai kita lah,” ujarnya Selasa (8/3).
“Sekarang dari pedagangnya ke swasta itu 800. Nanti kita harapkan harganya sesuai kita lah. Tapi karna itu memang bukan punya kita jadi sulit di intervensi,” paparnya.
Selama ini, pedagang menyewa lapak meja di kelola PT TMB senilai Rp350 ribu per bulan. Di luar biasa kebersihan dan keamanan.
Sebelumnya, puluhan pedagang mengeluh belum mendapat tempat berjualan pasca robohnya lantai Pasar KUD, Sabtu (5/3) kemari .
Menanggapi keluhan ini, Anggota DPRD Kota Tanjungpinang Reni menilai perlu di perhatikan dan di data secara benar.
Ia menuturkan, berdasarkan komunikasi dengan pemerintah daerah, bahwa seluruh pedagang Pasar KUD Tanjungpinang harus mendapat lapak berjualan.
Telah di sediakan sejumlah 168 lebih lapak untuk para pedagang dan di bagikan secara merata.
“Minimal satu pedagang dapat satu lapak dulu. Bila sisa baru akan di undi dan di bagikan kepada pedagang yang mau lebih dari satu meja,” kata Reni. (Helen)
Editor : Liza
