Sijori Today

Inflasi, Jumlah Penduduk Miskin di Kepri Meningkat

ilustrasi penduduk miskin. (bisnis.com)

TANJUNGPINANG,SIJORITODAY.com – Jumlah penduduk miskin di Kepulauan Riau meningkat di triwulan I tahun 2022. BPS Kepri mencatat jumlah penduduk miskin per Maret 2022 mencapai 6,24 persen naik 0,12 persen dari tahun sebelumnya yang hanya 6,12 persen.

Dengan persentase itu, sebanyak 151,68 ribu penduduk masuk kategori miskin dan mengantarkan Kepri ke peringkat 9 Provinsi dengan penduduk miskin terbanyak di Indonesia.

Kepala BPS Kepri, Darwis Sitorus mengatakan, meningkatnya penduduk miskin disebabkan inflasi pada bulan Maret 2022 yang mencapai 3,24 persen dibandingkan bulan Maret tahun 2021 (YoY).

Inflasi terjadi akibat meningkatnya harga kebutuhan pokok seperti ikan selar, cabai merah, cabai rawit, susu kental manis, tepung terigu, minyak goreng, gula pasir, daging ayam ras, dan telur ayam ras.

Produk tanaman pangan dan hortikultura juga ikut mengalami kenaikan harga karena minimnya produksi akibat cuaca buruk di daerah penghasil.

“Ini sangat mempengaruhi pengeluaran konsumsi masyarakat,” katanya saat press release melalui kanal YouTube BPS Kepri, Jum’at (15/7/2022).

Selain itu kata Darwis, meningkatnya jumlah penduduk miskin juga disebabkan fenomena PHK yang masih terjadi.

Kondisi ini diperparah dengan meningkatnya proporsi penduduk yang berstatus sebagai pekerja keluarga tanpa upah, dari 5,62 persen pada Agustus 2021 menjadi 7,08 persen di Februari 2022.

Kedua kondisi ini pun mengakibatkan penurunan aktivitas ekonomi di tengah-tengah masyarakat.

“Terjadi penurunan aktivitas ekonomi di masyarakat,” ujarnya.

Darwis menambahkan, masih minimnya realisasi bantuan sosial dari pemerintah juga turut menambah jumlah penduduk miskin. Diketahui, per triwulan I tahun 2022, realisasi bansos di Kepri hanya Rp101,2 juta.

“Realisasi bansos belum maksimal, realisasi bansos Januari-Maret 2022 masih sebesar Rp101,2 juta kalau dibandingkan dengan triwulan III pada Juli-September 2021 realisasi bansos mencapai Rp2,86 miliar,” tambahnya.

Penulis: Nuel

Exit mobile version