TANJUNGPINANG,SIJORITODAY.com – Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad mengatakan akan menganggarkan Rp7 miliar untuk pembangunan rumah Suku Laut di Kabupaten Lingga pada tahun mendatang.
Ansar menerangkan, tahun ini, Pemprov Kepri baru menganggarkan Rp3,5 miliar untuk pembangunan 100 unit rumah secara swakelola di Senayang Lingga.
“Kita maunya swakelola, rupanya dinas sebelumnya masukkan ke kontrak karena itu saya kurang setuju jadi kita tunda dulu karena takut tidak maksimal. Maka tahun depan ini kita nambah jadi 200 rumah itu hampir Rp7 miliar,” katanya saat menerima audiensi Suku Laut di Asrama Haji Tanjungpinang, Senin (18/7/2022).
Selanjutnya, terkait kepastian hukum tanah ulayat, Ansar meminta diberikan waktu untuk memastikan agar langkah yang diambil tidak menimbulkan perdebatan di masa yang akan datang.
“Soal tanah ulayat kasih kami waktu untuk membahasnya dulu serta referensi hukumnya, betul-betul kita duduk kan dulu jangan ada pertengkaran nantinya,” pintanya.
“Kalau historis nya memang ada nanti kita ikuti sesuai aturan. Ini kan memang hal yang tidak mudah karena kita harus tahu persis silsilahnya historinya harus clear satu jalur agar tidak berbeda-beda harus ada referensi akademisnya yang betul,” tambahnya.
Selain itu, untuk memastikan pendidikan masyarakat suku laut yang maksimal, akan dilakukan subsidi SPP bagi siswa yang kurang mampu.
“Bantuan pendidikan akan kita anggarkan lagi di tahun 2023. Sekarang ini sebenarnya ada, anak-anak silahkan aja ajukan. Tahun depan kita subsidi SPP anak-anak kurang mampu,” paparnya.
Pemulihan ekonomi juga akan terus didorong melalui investasi baru untuk terus menciptakan lapangan kerja.
“Bantuan permodalan harap dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat. Kita harap kabupaten kota dapat ikut memperhatikan,” tutupnya.
Penulis: Helen
Editor: Nuel
