Sijori Today

Pemprov Gesa Pembangunan RS Jiwa, Anggaran Rp 170 M Didepan Mata

Gubernur Kepri Ansar Ahmad bersama pimpinan FKPD Kepri saat meninjau gedung rehabilitasi napza di RSUD Engku Haji Daud, Senin (25/7). Foto oleh oxy

BINTAN,SIJORITODAY.com – – Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyampaikan jika pada tahun 2023 mendatang Pemprov Kepri akan membangun rumah sakit (RS) jiwa di RSUD Engku Haji Daud Busung Kecamatan Seri Koala Lobam. Hal ini disampaikan usai meresmikan pusat rehabilitasi napza di RSUD Engku Haji Daud, Senin (25/7).

“Insya Allah tahun 2023 ada anggaran Rp 170 miliar dari pusat untuk pembangunan rumah sakit jiwa,” kata Ansar.

Ansar menerangkan, Pemprov Kepri bersama stackholder terkait sedang merampung Detail Engineering Design (DED) di perubahan APBD Kepri tahun 2022.

“Karena untuk DED-nya saja perlu anggaran Rp 10 miliar lebih, ini yang akan kita siapkan di perubahan nanti,” timpalnya.

Selain DED, Pemprov Kepri sedang mengusahakan lahan untuk pembangunan RS Jiwa dimana kebutuhan lahannya seluas 10 Ha. “Nanti kita upayakan lagi,” timpalnya.

Saat ini, lahan yang diserahkan untuk pembangunan RS Jiwa seluas 5 Ha dari kebutuhan 10 Ha. Ansar mengatakan jika persoalan lahan menjadi kunci pembangunan RS Jiwa.

Saat ini unit kesehatan jiwa di RSUD Engku Haji Daud memiliki daya tampung 16 pasien yang berada satu gedung dengan pusat rehabilitasi napza. Bila gedung RS Jiwa terealisasi nantinya daya tampung bertambah menjadi 60 pasien.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kepri Mohd Bisri menyampaikan sudah ada dua dokter spesialis yang berminat untuk bertugas di RS Jiwa nanti. “Ada dua dokter spesialis putra daerah yang mengetahui akan dibangun pusat rehabilitasi dan mereka berminat,” kata Bisri.

Nantinya pasien yang akan mengisi RS Jiwa berasal dari ODGJ yang ada di Provinsi Kepri. “Nanti kita akan bekerjasama dengan Dinsos juga,” ujarnya. (oxy)

 

Exit mobile version