BATAM,SIJORITODAY.com – Anggota Komisi IV DPRD Kepulauan Riau, Sirajudin Nur mengapresiasi kinerja Polda Kepri yang berhasil menggagalkan penyelundupan 3 orang calon Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Sirajudin menegaskan, perdagangan PMI ilegal sudah seharusnya diberantas hingga ke akarnya karena bukan sekedar urusan dokumen administrasi tapi menyangkut isu kemanusiaan.
“Saya mengapresiasi kinerja Polda Kepri dan jajaran di bawahnya dalam memberantas praktek perdagangan tenaga kerja ilegal di wilayah perairan Kepri,” katanya, Kamis (11/8/2022).
Sirajudin menerangkan, selama ini perlakuan buruk yang menimpa PMI sulit ditindaklanjuti pemerintah karena bekerja tanpa izin dan tidak tercatat sebagai PMI resmi.
Ia pun mendorong agar Polda Kepri dan stakeholder terkait mengintensifkan pengawasan di pelabuhan-pelabuhan tikus.
“Jika ternyata masih ada oknum atau pihak tertentu yang memfasilitasi, harus ditindak tegas. Kita percaya dengan komitmen Polri khususnya Polda Kepri dalam memberantas ini,” pungkasnya.
Sebelumnya, Polda Kepri bersama Sat Polairud Polres Karimun berhasil menggagalkan pengiriman 3 calon PMI ilegal.
Upaya penggagalan dilakukan setelah menerima informasi mengenai rencana akan adanya pengiriman PMI ilegal.
Polisi pun berhasil menangkap pelaku berinisial N dan mengamankan 3 calon PMI ilegal asal Lombok NTB di Perairan Meral, Kabupaten Karimun.
“Kasus PMI ilegal ini masih dalam penyelidikan, dan juga mengejar seorang yang menjadi DPO,” kata Kasat Polair Polres Karimun, AKP Binsar Samosir, Rabu (10/8/2022).
Penulis: Nuel
