KARIMUN,SIJORITODAY.com – Ketua DPRD Karimun, M. Yusuf Sirat mengundang pemda Karimun mengadakan rapat membahas tiga agenda di ruang paripurna Balai Rong Sri DPRD Karimun, Rabu (12/6/2024).

Dikatakan Ketua DPRD Karimun, Yusuf Sirat mengatakan, ketiga agenda rapat yakni, laporan Panitia Khusus tentang Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Karimun Tahun Anggaran 2023.
Pendapatan Daerah pada perubahan APBD Kabupaten Karimun Tahun 2023 terealisasi sebesar 89,36 persen.
Dalam sambutannya, Rafiq juga menyampaikan materi-materi pokok LKPJ pelaksanaan APBD Tahun anggaran 2023.
Dipaparkan Rafiq, untuk pendapatan daerah yang ditargetkan Rp1.508.806.069.779. Sementara hingga akhir 2023 dapat terealisasi sebesar Rp1.348.239.567.434 atau 89,36 persen.
Kemudian pendapatan daerah ditargetkan pada perubahan APBD Kabupaten Karimun tahun 2023 sebesar Rp1.508.806.069.779. Namun hingga akhir tahun 2023 yang dapat direalisasikan sebesar Rp1.348.239.567.434 atau 89,36 persen.
“Dengan demikian (PAS) tidak tercapai Rp88.365.716.270,” sebut Rafiq.
Lalu, sambung Rafiq, pendapatan transfer dengan target Rp1.006.084.620.929, terealisasi Rp935.347.275.016 atau 92,97 persen.
Pendapatan lain lain yang sah ditargetkan Rp6.191.215.000, terealisasi Rp4.727.774.839 atau 73,36 persen.
Sedangkan belanja daerah yang dianggarkan untuk belanja operasi sebesar Rp1.256.637.601.445, dan terealisasi sebesar Rp1.085.294.413.604 atau 86.36 persen.
Belanja modal dianggarkan Rp226.337.971.814 terealisasi Rp179.850.133.239 atau 79,46 persen.
Belanja tak terduga dianggarkan Rp2.263.524.032, terealisasi Rp1.705.018.370 atau 75,33 persen.
Belanja transfer terdiri dari bagi hasil pajak dianggarkan sebesar Rp2.100.000.000 dengan realisasi 0,00 persen.
Belanja bantuan keuangan daerah provinsi atau kabupaten/kota sebesar Rp91.730.066.500, dengan realisasi sebesar Rp91.730.066.500 atau 100 persen.
Kemudian penerimaan pembiayaan sebesar Rp72.008.020.489, yang terdiri dari sisa lebih pembiayaan 2022 sebesar Rp71.893.094.012, dan penerimaan pembiayaan bergulir sebesar Rp114.926.477.
“Sedangkan pengeluaran pembiayaan tahun 2023 terdiri dari penyertaan modal Pemerintah Daerah sebesar Rp630.000.000,” pungkasnya.
Penulis: Sunar
Editor: Nuel
