BATAM,SIJORITODAY.com – Sebanyak 100 atlet mengikuti seleksi yang digelar Pengurus Daerah (Pengda) Federasi Seni Panahan Indonesia (Fespati) Provinsi Kepulauan Riau di Kota Batam pada Minggu (15/6/2025) kemarin.
Ketua Pengda Fespati Kepri, Firman Edi mengatakan, ratusan peserta ini akan diseleksi untuk mengikuti Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) di Nusa Tenggara Barat pada 26 Juli – 1 Agustus 2025.
“Alhamdulillah, seleksi diikuti oleh 100 peserta. Mereka yang terbaik akan dikirim ke FORNAS NTB,” katanya, Senin (16/6/2025).
Edi mengungkapkan, pada perhelatan FORNAS NTB 2025, pihaknya akan mengirim enam atlet panahan.
Ia pun berharap adanya dukungan dari Pemprov Kepri untuk mendukung biaya akomodasi atlet.
“Kita akan kirim sekitar enam orang dari panahan. Insyaallah kita upayakan kirim atlet, mudah-mudahan ada support dari Dispora,” ungkapnya.
Diketahui, pada perhelatan FORNAS Jawa Barat 2023, Fespati Kepri mengirimkan 17 orang atlet.
Dari belasan atlet itu, Fespati berhasil membawa ulang medali juara 2 eksebisi dan juara 1 kostum terbaik.
Ia pun mengaku optimis, atlet panahan akan kembali mendulang prestasi di FORNAS NTB 2025, meskipun atlet yang dikirim jauh berkurang karena keterbatasan biaya.
“Kalau event yang lalu, kita kirim 17 orang. Dua dibiayai Pemda, dan sisanya biaya masing-masing. Ongkos ke NTB lebih mahal dibandingkan Jabar sehingga jumlah atlet yang kita kirimkan berkurang,” tuturnya.

Edi membeberkan, Pemprov Kepri dalam hal ini Dinas Pemuda dan Olahraga mendukung penuh keikutsertaan Kepri di FORNAS 2025.
Bahkan kata Edi, Kepala Dispora Kepri, Darson sangat antusias menghadiri seleksi calon atlet yang akan dikirimkan ke Fornas NTB.
“Dukungan luar biasa dari Kadispora yang hadir. Beliau antusias dengan program kita, beliau siap support kegiatan ini,” bebernya.
Dukungan serupa juga datang dari Ketua Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kepri, Wahyu Wahyudin.
Diketahui, KORMI merupakan induk olahraga, termasuk Fespati yang berada di dalamnya.
“Pak Wahyu sangat mendukung kegiatan kita, khususnya di bidang pariwisata. Ada event yang berjilid yang berskala internasional. Ketua KORMI Kepri selalu support,” imbuhnya.
Sementara itu, Wahyu Wahyudin menambahkan, KORMI Kepri optimis panahan akan menyumbang sedikitnya tiga medali emas di FORNAS NTB.
“Kami memiliki target paling tidak 3 atau 5 medali emas,” tambahnya.
Menurutnya, olahraga panahan banyak diminati oleh masyarakat Singapura, Malaysia, Jawa, dan Sumatera daratan.
Ia pun akan menganggarkan pagelaran event panahan bertaraf internasional di APBD Perubahan 2025 atau APBD murni 2026.
“Di event panahan banyak diminati Singapura dan Malaysia. Mereka mengajak ada event internasional di Batam dengan hadiah juara satu Rp10 juta. Daerah lain seperti Jawa dan Sumatera juga siap menghadiri kalau ada event panahan,” tuturnya.
Ia mengungkapkan, event bertaraf internasional ini akan mampu menjadi magnet untuk menarik wisatawan lokal dan mancanegara.
Anggota DPRD Kepri dua periode itu memang terkenal dengan perhatiannya terhadap iklim investasi dan pariwisata.
“Ini agar banyak wisatawan yang masuk Kepri. Rencananya akan digelar di Kota Batam atau Kota Tanjungpinang. Saya mohon doa dari masyarakat agar anggarannya tersedia dan memadai,” pungkasnya.
Penulis: Evan
