PEKANBARU,SIJORITODAY.com – Terkait penganiayaan dan penyekapan serta intimidasi yang dilakukan oleh seorang warga berinisial GS terhadap advokat muda yang dalam menjalankan tugasnya, Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia (PWMOI) Provinsi Riau angkat bicara, Kamis (8/10/2026).
Ketua DPW PWMOI Provinsi Riau, Rio Kasairy mengatakan, advokat muda yang kena penganiayaan dan penyekapan serta intimidasi tersebut adalah Desi Silvia Anggraini yang merupakan Anggota Bidang Hukum dan Advokasi DPW PWMOI Provinsi Riau.
Kepada Rio, Desi menceritakan bahwa penyekapan dan intimidasi yang dialaminya serta dengan rekannya tersebut ketika mengantarkan surat somasi kepada inisial GS tersebut yang berkaitan dugaan melakukan perampasan dan penggelapan barang berharga milik klien dari Law Office Jaka Marhaen & Ass tempat Desi dan rekannya bekerja.
Setelah mendengarkan kronologisnya, kemudian Rio menanyakan, apakah sudah buat laporan ke kepolisian, “sudah,” kata Desi, mengakhiri sambungan telpon tersebut.
Kemudian, lebih lanjut Rio mengatakan bahwa dari kejadian yang dialami Desi tersebut dalam bertugas sebagai advokat tentu dilindungi oleh undang-undang.
“Begitu juga kita sebagai wartawan, dalam bertugas juga dilindungi oleh undang-undang, jadi ini kami minta Polresta Pekanbaru segera diusut tuntas laporan anggota kami tersebut sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.
Ia pun meminta Polresta Pekanbaru segera memanggil pihak-pihak yang terlibat dalam kejadian tersebut dimintai keterangannya.
“Selain itu juga, kami minta Polresta Pekanbaru transparan dalam penanganan permasalahan ini, tidak ada yang ditutupi keteranganya ketika kami mempertanyakan perjalanan laporan dari anggota kami tersebut,” ujarnya.
Terakhir, mengingat inisial GS ini adalah selaku Ketua RW di Kelurahan Padang Bulan, Kecamatan Senapelan, ia meminta Wali Kota Pekanbaru melalui Camat dan juga Lurah untuk memberikan teguran keras terhadapnya.
“Seharusnya, seseorang yang dituakan selangkah dilingkungan masyarakar, tidak pantas dan tidak patut berbuat seperti itu,” tutup Rio.
Penulis: Superleni
