Sijori Today

Miris, Warga Karimun Babak Belur Usai Dianiaya Berat, Keluarga Lapor Polisi

Tamat bin Tasman (59), warga Desa Penarah, Kecamatan Belat, Kabupaten Karimun menjadi korban penganiayaan berat oleh sekelompok orang. F:Sijoritoday.com/Sunar

KARIMUN,SIJORITODAY.com – Tamat bin Tasman (59), warga Desa Penarah, Kecamatan Belat, Kabupaten Karimun menjadi korban penganiayaan berat oleh sekelompok orang.

Keluarga didampingi oleh kuasa hukumnya pun melaporkan peristiwa itu ke Polres Karimun pada 16 Oktober 2026 lalu melalui surat Pengaduan Pidana Nomor: 001/LAP/X/2026/RES.KRM.

“Ada dua orang terduga sebagai pelaku penganiayaan berat yang kami adukan, yakni atas nama inisial Kh dan Az
serta pihak lainya yang bersama-sama melakukan penganiayaan saat kejadian,” kata kuasa hukum korban, Feri, Selasa (20/10/2026).

Feri menuturkan, penganiayaan terjadi pada hari Sabtu (26/9/2026) 26 sekira pukul 01.30 WIB di jalan Sungai Asam, RT 006 / RW 002 Desa Sungai Asam, Kecamatan Belat.

Saat kejadian, korban diserang secara keras dan brutal oleh kedua terlapor bersama-sama warga lain yang belum diketahui identitasnya dimuka umum hingga menderita luka berat.

“Korban mengalami luka berat disekujur tubuh, terutama di bagian muka dan kepala, bahkan hilang ingatan dan harus menjalai perawatan medis,” ungkap Feri.

Diakui Feri, sebelumnya korban telah melakukan tindak pencurian karet atau ojol di malam hari, lalu diketahui oleh Kh pemilik kebun karet. Jika ditaksir hasil pencurian tak sampai dua ratus ribu rupiah.

“Kh lalu memanggil anak menantunya Az menyerang korban, pemukulan dan penganiayaan tidak berhenti di kebun karet, korban dibawa ke tempat umum sebuah lapangan, penyerangan terhadap korban pun berlanjut dan disaksikan warga saat malam kejadian itu, bahkan pemuka masyarakat setempat juga ikut menyaksikan, bukan melerai malah sebagian ikut menghajar korban dengan tangan dan kakinya yang terikat tali, hingga korban nyaris kehilangan nyawanya. Dimana letak sisi kemanusian mereka saat malam kejadian itu,” bebernya.

Ia pun meminta kepada pihak Polres Karimun agar laporannya atas dugaan penganiayaan berat yang dialami kliennya itu direspon dan segera ditindak lanjuti.

“Pihak kepolisian kita harapkan merespon dan menindak lanjuti laporan kami secara adil dan profesional agar korban mendapatkan kepastian hukum dan keadilan,” pintanya.

Penulis: Sunar
Editor: Nuel

Exit mobile version