LINGGA, SIJORITODAY.Com – –¬†Bupati Lingga menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah di tingkat kecamatan, kelurahan dan desa mengaktifkan peran kehumasan guna mempercapat penyampaian informasi dan penanganan isu-isu penyebab perpecahan di tengah masyarakat.

“Sekarang ini banyak isu-isu yang mengandung provokasi beredar di tengah masyarakat Lingga. Informasi seperti itu cenderung dimanfaatkan oleh orang atau kelompok yang tidak bertanggung jawab, sehingga dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat kita,” ungkap Asisten III Bupati Lingga, Abdurrahman saat memimpin rapat koordinasi kehumasan bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), Kominfo dan Humas Setda, camat, lurah serta para kades di aula kantor Bupati Lingga, Kamis (26/01).

Untuk itu, lanjutnya, Bupati Lingga melalui peran Kominfo Humas dan Bakesbangpol mengharapkan adanya peran kehumasan pemerintah mulai dari lapisan yang paling dekat dengan masyarakat yakni pemerintah tingkat desa hingga ke tingkat selanjutnya dan saling terkoordinir.

“Gara-gara informasi sedikit saja yang berbeda, dapat melahirkan berbagai macam penafsiran. Ini memicu perpecahan di tengah masyarakat kita. Perlu antisipasi cepat,” ungkapnya.

Dalam agenda yang sama, Kepala Badan Kesbangpol Lingga, Muslim mengatakan, peran kehumasan yang nantinya terbangun di setiap lini, akan memudahkan permasalahan di tingkat desa sampai dengan akurat dan mudah ditanggapi dengan segera oleh pemerintah daerah.

“Jika ada isu-isu menyangkut politik, idiologi, budaya dan sosial yang sedang hangat di masyarakat, dapat segera dilimpahkan kepada jajaran OPD terkait, tidak harus langsung ke Bupati,” imbuhnya.

Dia memberi contoh, baru-baru ini pemerintah daerah berhasil menanggapi dengan cepat pertikaian yang terjadi antara Desa Pasir Paniang dan Desa Tanjung Kelit terkait permasalahan zonasi tangkap nelayan.

Permasalahan itu, jika terlambat di atasi dapat menyebabkan konflik berkepanjangan antara dua desa Kecamatan Senayang yang saling bertetangga itu.

Beberapa masalah serupa juga telah dibahas pemeintah daerah bersama jajaran FKPD Kabupaten Lingga, untuk menemukan solusi penanganannya.

Dengan demikian, Kaban Kesbangpol Lingga tersebut juga mengajak jajaran pemerintah tingkat kecamatan, kelurahan dan desa untuk mengaktifkan forum kewaspadaan dini masyarakat (FKDM), guna mengantisipasi penyebaran informasi dan ajaran-ajaran sesat yang berpotensi menyerang masyarakat Lingga.

Sementara itu, Sabirin, Kepala Sub Bagian Humas di Bagian Kominfo dan Humas Setda Kabupaten Lingga mengatakan, pihaknya akan menyiapkan teknis penyampaian informasi antar lini dengan format yang mudah dan cepat.

“Kami memiliki banyak sekali wadah penyampaian informasi yang dapat dimanfaatkan sebagai wadah penyebaran informasi yang kridibel. Penyebarannya bisa melalui media cetak, online, radio lokal, maupun radio nasional,” ungkapnya.

Dia memiliki harapan besar, masyarakat Kabupaten Lingga kedepan lebih bijak mengkonsumsi informasi-informasi yang beredar.

 

Penulis: Ruzi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here