BATAM, SIJORITODAY.com – –  Pembangunan pelabuhan dengan anggaran Rp. 64 Miliar yang sudah dimulai sejak pertengahan 2015 kembali molor. Setelah beberapa kali meminta perpanjangan waktu, Deputi III Bidang Pengelolaan Sarana Usaha BP Batam tak yakin proyek tersebut selesai tepat waktu.

Dijelaskan oleh Deputi III Eko Santoso Budianto, pembangunan pelabuhan telaga punggur batam dengan tiga lantai yang ditargetkan selesai Januari 2017, hingga kini belum juga rampung. Sebelumnya, BP Batam pun telah memantau dan mengingatkan langsung kepada kontraktor sejak Oktober 2016 untuk segera menyelesaikan proyek tersebut tepat waktu.

Namun dalam perjalanannya, pihak kontraktor tidak mampu menyelesaikan tugas tersebut tepat waktu sesuai kesepakatan serah terima pada 31 Desember 2016 yang lalu dengan berbagai macam alasan. “Saya tidak yakin pengerjaan itu selesai tepat pada waktunya. Sesuai kesepakatan nanti pihak kontraktor akan kita denda sesuai kontrak” tegas Eko.

Sementara itu, menurut pengakuan pihak kontraktor melalui Direktur Promosi dan Humas Badan Pengusahaan (BP) Batam, Purnomo  Andiantono, mereka terkendala saat pembongkaran partisi di terminal sementara karena harus berkoordinasi dengan Kantor Pelabuhan Laut sebelum dibongkar.

“Sejak 1 Januari 2017, Kontraktor pembangunan pelabuhan modern Telaga Punggur Batam dikenai denda Rp.1,92 juta perhari dari kontrak sebesar Rp.64 Miliar karena pembangunannya tidak sesuai kontrak” tutup Andi.

 

Penulis: Putra

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here