BATAM, SIJORITODAY.Com – –Jajaran pengurus Dewan Pimpinan Wilayah, Ormas Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (DPW Pekat IB) Provinsi Kepri Resmi dilantik di Hotel Horison Ultima King’s Batam, (01/04).

Acara pelantikan tersebut langsung dipimpin oleh Ketua Umum DPP Pekat IB, H. Markoni Kotto. Edison AA Sutanto dipundak sebagai Ketua, Muhammad Najib Sebagai Sekreris, dan Adrian Efendi sebagai Bendahara DPW Pekat IB Provinsi Kepri.

H. Markoni Kotto dalam sambutannya mengatakan, bahwa dengan dilantik pengurus DPW tersebut, diharapkan kepada seluruh pengurus dapat mengembangkan panji-panji Pekat IB, hingga ditingkat ranting.

“Nama Pekat IB ini, merupakan sebuah doa. Sebab keberadaan Pekat IB, selain untuk berada di Garda terdepan, dalam membela Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Pancasila, juga Merupakan upaya dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi,”Ungkap H. Markoni Kotto.

Saat ini kata dia, Pekat IB telah memiliki Koperasi maupun Sekolah Penerbangan. Oleh karena itu, para kader Pekat IB harus mampu memanfaatkan peluang yang ada.

“Kalau orang Baik bergabung dengan Pekat IB, itu biasa. Akan tetapi orang jahat bergabung, menjadi baik , maka itu luar biasa,” ungkapnya.

Pengurus dan kader Pekat IB, Lanjutnya terdiri dari berbagai macam suku, dan Agama di Indonesia sebagai simbol Persatuan dan Kesatuan.

“Semua suku, agama, dan budaya yang dimiliki bangsa Indonesia, kini berada dalam jajaran pengurus Pekat IB. Itu semua melambangkan keindonesiaan. Ketika semua perbedaan itu bergabung, maka yang terlihat dalam pekat adalah Hitam atau satu, tidak ada membeda-bedakan kelompok manapun,” ujarnya.

Ia juga menyinggung kondisi bangsa Indonesia terkini. Ia menilai kondisi bangsa sekarang kini diambang kehancuran, maka dari itu perlu bagi para kader pekat IB untuk menjadi bagian terdepan dalam menjaga nilai nilai luhur bangsa ini.

“Bangsa kita diambang kehancuran, yakni tatanan nilai luhur bangsa Indonesia ini. Kita terus diadu domba oleh kepentingan asing, dan yang lebih parah lagi adalah maraknya peredaran Narkoba,” pungkasnya.

Kepri sebagai wilayah Kepulauan yang berbatasan dengan negara tetangga harus mampu mengambil peran dalam upaya memerangi ancaman yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini.

Sementara Ketua DPW Pekat IB, Edison AA Sutanto meminta kepada seluruh kader Pekat IB untuk bersama-sama bersinergi kepada Pemerintah Daerah dalam memerangi Pungli.

“Kami meminta kepada seluruh kader Pekat, untuk bersama-sama pemerintah dalam upaya bersih-bersih pungli. Sebab keberadaan oknum yang nakal tersebut dapat mengganggu iklim investasi,” pesannya.

Kepada aparat tim Saber Pungli, untuk tidak segan-segan, memberantas para oknum ‘nakal’ yang selama ini meresahkan para pengusaha.

“Masyarakat tidak perlu takut, untuk melaporkan oknum pegawai yang melakukan pungli. Kami juga siap untuk bekerja sama dengan tim Saber Pungli,” terangnya.

Usai pelantikan pengurus DPW, Pekat IB juga melanjutkan dengan acara kuliah umum. dengan menghadirkan Panglima TNI, yang diwakili oleh Mayjen TNI Cucu Somantri, Pangdam I Bukit Barisan.

Pangdam I/BB itu menyampaikan apresiasi kepada kader Pekat IB. Karena tema yang diangkat merupakan persoalan yang kini dihadapi bangsa Indonesia saat ini.

Sebelum memaparkan materi, Mayjen TNI Cucu Somantri menyampaikan salam Hormat Bapak Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.

“Salam hormat Bapak Panglima TNI. Seharusnya beliau berkeinginan hadir ditengah-tengah kita. Akan tetapi karena ada sesuatu hal yang Tidak bisa ¬†beliau tinggalkan di Jakarta, maka saya diminta untuk mewakili beliau,” kata Jendral Bintang dua ini.

Sementara Kapolri diwakili Polda Kepri, untuk menjadi Narasumber acara tersebut.

Acara tersebut dihadiri juga dihadiri, Danrem 033 WP, Dandim 0316 Batam, dan pimpinan SKPD Kota Batam, dan dua ribu peserta, yang terdiri dari Pelajar SMA/SMK se Kota Batam, Mahasiswa Umrah, Batam dan ratusan Kader Pekat IB di kota Batam. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here