BATAM, SIJORITODAY.com – – Dari Bandung, Dit Reskrimsus Polda Kepri berhasil menangkap pelaku Penyebar Konten Video Porno berinisial MSS (31) lalu menggiringnya ke Mapolda Kepri, Batam, Senin (25/09/2017).

MSS ditangkap berdasarkan Laporan polisi : LP-B / 12 / VII / 2017 / Polsek Siantan / Res-Anambas Tanggal 29 Juli 2017.

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol S. Erlangga menerangkan, Pada hari Kamis tanggal 29 Juni 2017 lalu, tersangka Inisial MSS, Laki-laki, 31 Tahun dan korban Inisial RS, Perempuan, 27 Tahun, berangkat ke Hongkong.

“Kemudian tersangka memaksa korban melakukan hubungan layaknya suami-istri dan direkam oleh tersangka,” kata Erlangga.

Selanjutnya, tersangka meminta korban untuk menandatangani surat yang berisi pengakuan hutang korban kepada tersangka sebesar Rp.400.000.000 (empat ratus juta rupiah).

Kemudian pada tanggal 12 Juli 2017 tersangka mengancam akan menyerbarkan video porno dan foto bugil korban ke orang lain melalu pesan whatsapp ke HP milik korban.

“Pada tanggal 14 Juli 2017, korban pun mengirimkan uang sebanyak Rp 10.000.000 (sepuluh juta rupiah) ke rekening tersangka,” ucapnya.

Namun, kata Erlangga, Pada tanggal 16 Juli 2017 tersangka tetap mengirimkan pesan berisi video porno dan bugil milik korban ke HP korban dengan kembali mengancam akan mengirimkan kepada orang lain jika korban tidak membayar hutangnya yang sebanyak Rp 400.000.000 (empat ratus juta rupiah) tersebut.

Lalu pada tanggal 29 Juli 2017 tersangka kembali mengirim video porno dan foto bugil korban kepada kakak korban.

“Tersangka juga mengirimkan video porno dan foto bugil korban tersebut ke beberapa nomor teman korban pada tanggal 7 Juli 2017,” ujarnya.

Erlangga menambahkan, pada tanggal 22 September 2017 Tim Ditreskrimsus Polda Kepri berhasil memburu tersangka yang Berada Di Bandung, dan membawa ke kantor Ditreskrimsus Polda Kepri guna pemeriksaan lebih lanjut.

Adapun yang menjadi barang bukti yang diamankan, berupa 6 (enam) unit Handphone, 4 (empat) buah akun email, 1 (satu) lembar bukti transfer, 1 (satu) buah rekening koran, dan 1 (satu) rangkap surat pengakuan hutang.

Akibat perbuatannya, tersangka melanggar Pasal 45 Ayat (1) Jo dan/atau Pasal 45 ayat (4) Jo dan/atau Pasal 45B UU RI No 19. Tahun 2016 tentang ITE.

Penulis: Akok

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here