TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com- -Sosok gondrong merupakan ciri kepribadian sang jenderal bintang dua ini, kiprahnya di dunia kepolisian tidak diragukan, bersahabat dan mengayomi masyarakat tidak dapat dilepaskan dari kehidupannya sehari-hari.

Namun siapa sangka, dibalik itu semua tampilan gondrong sang jenderal bintang dua ini juga ditakuti gembong narkoba sindikat internasional.

Tampilan Arman Depari waktu menjabat Kapolda Kepri

Dia adalah Arman Depari, Deputi Bidang Pemberantasan Narkoba di Badan Narkotika Nasional (BNN). Dia telah berhasil mengungkap sejumlah kasus narkoba baik lokal, nasional hingga internasional.

Kekuatannya dalam menghalau gembong narkoba saat memimpin tim kerap menggegerkan dengan hasil yang membanggakan sekaligus menuai takjub dari publik.

Apalagi, pria kelahiran asal Berastagi berusia 55 tahun ini berpenampilan tak seperti biasanya. Tiap kali menjalankan operasinya, sang jenderal ini tak terlihat seperti polisi pada umumnya.

Ia justru memiliki penampilan yang jauh berbeda dengan polisi lainnya, ciri rambut gondrongnya menjadi ketakutan bagi pelaku kejahatan.

Arman Depari sengaja memanjangkan rambutnya. Ia kerap terekam kamera menguncir rambut gondrongnya serta mengusap kumisnya.

Namun pada waktu itu, sebelum di BNN penampilannya terlihat jauh berbeda saat masih aktif menjabat sebagai Kapolda Kepulauan Riau. Saat itu, potongan rambutnya pendek tanpa kumis terlihat dewasa penuh dengan kebapakan.

Setelah beralih ketubuh Badan Narkotika Nasional (BNN) dengan menduduki posisi Deputi Bidang Pemberantasan, ia justru transformasi penampilan dengan rambut gondrong dan dipadu dengan kumis tebal serta tatapan mata yang tajam.

Posisi Arman Depari yang kerap menduduki jabatan di bidang Reserse ini justru memberikan keamanan nasional dan membantu memberikan kenyamanan bagi warga Indonesia.

Berdasarkan penelusuran sijoritoday.com, Arman Depari kerap melakukan penyamaran demi menaklukan para bandar narkoba.

Dibalik sepak terjangnya yang sukses membekuk para gembong narkoba, Arman Depari tak lepas dari ancaman.

Pekerjaan beratnya memang menjadi risiko berbahaya bagi dirinya dan keluarga.

Irjen. Pol. Arman Depari (kiri) dan Wartawan Sijoritoday.com Beres Lumbantobing (kanan)

Wartawan sijoritoday.com melakukan liputan hasil tangkapan sabu seberat 1.036 Ton diperairan batam, Arman Depari dalam menjalankan tugas mengaku pernah mendapatkan ancaman.

Ancaman itu mulai dari ancaman yang sangat halus hingga ancaman fisik yang paling keras. Keluarganya bahkan sempat diintimidasi oleh oknum tak dikenal.

Namun, semangat dan tanggung jawabnya memberantas narkoba tak surut, ia berusaha sekuat tenaga membebaskan negeri ini dari peredaran obat terlarang itu.

Tidak hanya hanya itu, Arman Depari juga terlibat atas berhasilnya pengungkapan pelaku bom Bali serta mendukung penangkapan gembong narkoba sindikat internasional diperairan batam dan tugas kenegaraan juga kerap diwakilinya.

Penulis: Bet

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here