BINTAN,SIJORITODAY.com – – Sejumlah remaja di Kijang diamankan Polsek Bintan Timur karena terlibat perang sarung yang terjadi di Tugu Tanjak Kijang Kota Kecamatan Bintan Timur, Sabtu (9/4) malam lalu.
Menyikapi fenomena baru dikalangan remaja itu, Camat Bintan Timur Muhammad Sofyan mengaku prihatin dengan prilaku para remaja dalam mengisi waktu di bulan Ramadhan.
Menurutnya, para remaja harusnya perbanyak membaca Al-Quran dan melakukan kegiatan positif terutama di bulan suci Ramadhan. Secara tegas, Sofyan menyayangkan sikap para remaja yang terlibat aksi tersebut.
“Perbanyak ibadah dengan membaca Quran, zikir, mengaji. Karena waktu itu hanya dilalui sekali, tidak bisa diulang kembali,” pesan Sofyan, Senin (11/4).
Ia juga berpesan kepada para orang tua dan warga khususnya di Bintan Timur untuk lebih peka dan peduli dengan anak-anaknya. Sebab, tanggungjawab orang tua dalam mengawasi anaknya memiliki andil besar dalam mencegah kegiatan negatif di kalangan remaja.
“Kita sebagai orang tua, mari sama-sama kita jaga dan kita perhatikan waktu anak-anak kita. Jangan sampai kita tidak tahu anak-anak kita melakukan apa dan pergi kemana,” pesannya untuk para orang tua.
Sofyan juga mengapresiasi langkah dan sikap kepolisian dalam menindak aksi para remaja itu. Menurutnya, perang sarung merupakan fenomena baru dikalangan remaja saat ini.
“Karena beberapa kejadian serupa juga terjadi didaerah lain. Memang yang kita antisipasi kalau sarungnya diisi dengan batu, bisa bahaya,” ungkapnya. (oxy)






































