Kondisi lubang yang menganga dekat jalan Km 32 Cikolek Desa Toapaya pasca insiden terperosoknya truk pengangkut aspal pada Selasa (30/8) kemarin. Foto oleh oxy

BINTAN,SIJORITODAY.com – Pasca insiden terperosoknya sebuah truk pengangkut aspal dekat gorong-gorong jalan di Km 32 Cikolek Desa Toapaya pada Selasa (30/8) semalam. Kini sebuah lubang besar menganga di jalan yang padat lalu lintas tersebut.

Terpantau pada Rabu (31/8) pagi, lubang berukuran dengan panjang 1 meteran itu sudah diberi peringatan dengan tali pembatas. Lubang yang muat satu sepeda motor itu menutupi seperempat badan jalan.

Alhasilnya, separuh ruas jalan ditutup akibat keberadaan lubang yang diakibatkan truk berukuran 15 ton dengan muatan aspal yang terperosok saat pekerjaan pengaspalan didaerah itu.

Keselamatan pengendara pun kini terancam dengan keberadaan lubang besar tersebut. Apalagi ketika malam hari, daerah yang minim penerangan jalan itu membuat daerah jalan tersebut semakin rawan.

Warga berharap agar pemerintah atau kontraktor yang mengerjakan proyek pengaspalan bertanggungjawab dengan kondisi jalan umum tersebut. “Kita khawatir terutama malam hari. Itu bahaya buat warga disini yang melalui jalan itu,” ungkap salah seorang warga, Anto.

Ia pun berharap agar jalan tersebut segera diperbaiki sebelum memakan korban jiwa manakala terjadi kecelakaan lalu lintas. “Semoga bisa segera diperbaiki, karena lubangnya besar dan kalau motor yang masuk bisa fatal akibatnya itu,” harapnya.

Pengendara yang kebetulan melintas disekitar lokasi pun menyampaikan hal serupa. Menurutnya jalanan tersebut cukup ramai dilalui warga sebagai akses ekonomi warga.

“Ya kita yang biasa angkut sayur memang lewat jalan sini bang. Takutnya ada korban saja nanti kalau tidak segera diperbaiki,” kata Acuang.

Sebelumnya diberitakan, sebuah truk pengangkut aspal terperosok dekat gorong-gorong jalan raya Km 32 Tanjunguban, Cikolek Desa Toapaya, Selasa (30/8) siang.

Akibatnya, arus lalu lintas warga terganggu karena badan truk menutupi sebagian besar akses jalan utama warga. Peristiwa truk terperosok itu terjadi di lokasi proyek pengaspalan yang sedang melakukan pengaspalan ulang jalan tersebut. Saat truk hendak memasukkan material aspal ke alat berat, tiba-tiba saja ban belakang sebelah kanan truk itu terperosok akibat struk gorong-gorong yang amblas.

“Tadi sudah muat sekali, ini yang pas mau keduanya malah amblas pula,” kata seorang pekerja dilokasi proyek. (oxy)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here