TANJUNGPINANG,SIJORITODAY.com – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) membuka seleksi guru PPPK tahun 2022.
Dalam seleksi kali ini, Kepri mendapat kuota 718 formasi dan diprioritaskan untuk tiga jenis pelamar.
Prioritas pertama adalah peserta yang telah mengikuti seleksi PPPK untuk jabatan fungsional guru tahun 2021 dan sudah memenuhi ambang batas, tetapi belum mendapat formasi.
Prioritas kedua adalah THK-II yang tidak termasuk dalam THK-II pada kategori pelamar prioritas I.
Prioritas ketiga adalah guru non ASN yang tidak termasuk kategori pelamar prioritas I di satuan pendidikan yang diselenggarakan Pemda dan telah aktif mengajar selama 3 tahun pada Dapodik.
Salah satu guru honorer di Tanjungpinang, Muhammad Zon meminta agar seleksi PPPK memprioritaskan guru yang telah mengabdi.
“Kalau bisa kami yang sudah lama mengabdi diprioritaskan lah dulu,” katanya, Kamis (29/9/2022).
Zon mengakui, ada kecemburuan di kalangan honorer saat guru yang baru lulus kuliah (fresh graduate) malah berhasil lulus seleksi dibandingkan honorer yang sudah lama mengabdi.
“Ada yang baru fresh graduate yang lulus seleksi, kan ada kecemburuan juga,” tambahnya.
Penulis: Nuel







































