Ketua Komisi II DPRD Kepulauan Riau, Wahyu Wahyudin saat meninjau tanah longsor akibat curah hujan di SMAN 21 Batam, Senin (13/2/2023).

BATAM,SIJORITODAY.com – Ketua Komisi II DPRD Kepulauan Riau, Wahyu Wahyudin meninjau tanah longsor akibat curah hujan di SMAN 21 Batam, Senin (13/2/2023).

Kedatangan politisi PKS itu tampak disambut langsung oleh Kepala Sekolah Dwi Sulistiani, Ketua Komite Herwin Saputra dan bendahara Kamari beserta jajaran.

Wahyu mengatakan, dalam kunjungannya, ia ingin memastikan bahwa bencana longsor tidak menghalangi kegiatan belajar mengajar di sekolah.

Ia menuturkan, longsor mengancam ketahanan gedung sekolah yang berada di atasnya, sehingga perlu dilakukan perbaikan.

Sebelumnya di tahun 2021, Wahyu telah mengadvokasi pembangunan batu miring di SMAN 21 Batam, namun belum menyeluruh akibat keterbatasan anggaran.

“Hari ini saya turun ke lokasi, saya menyaksikan benar kondisi lahan yang diatasnya ada bangunan sangat memperhatinkan. Insya Allah saya akan sampaikan ke Gubernur dan Kadisdik Kepri agar ini menjadi perhatian bersama,” katanya.

Dalam tinjauan nya, Wahyu menyempatkan diri mengambil dokumentasi berupa foto dan video sekolah untuk di bahas bersama Pemprov Kepri.

Senada, Kepala Sekolah SMAN 21 Batam, Dwi Sulistiani berharap agar Dinas Pendidikan Kepri segera membangun batu miring untuk mengantisipasi longsor susulan.

Selain mengancam gedung sekolah, bencana longsor juga membahayakan warga yang bermukim di dataran rendah.

“Terkait lahan yang longsor kami sudah sampaikan ke Disdik, kami berharap agar sekolah mendapat prioritas pembangunan batu miring,” ujarnya.

Ketua Komisi II DPRD Kepulauan Riau, Wahyu Wahyudin saat meninjau tanah longsor akibat curah hujan di SMAN 21 Batam, Senin (13/2/2023).

Komite Sekolah yang di wakili Kamari mengapresiasi Wahyu Wahyudin yang bergerak cepat meninjau kondisi sekolah pasca longsor.

Selama ini kata Kamari, Wahyu Wahyudin merupakan sosok yang peduli dan bergerak cepat saat ada laporan dari warga.

Selain membantu dunia pendidikan, Wahyu juga banyak membantu masyarakat yang mendapatkan musibah.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada pak dewan yang menyempatkan diri melihat bangunan sekolah SMAN 21 Batam. Ini yang kami harapkan, sebagai wakil rakyat, tanggap atas laporan warga,” ucapnya.

Kamari juga menyampaikan harapannya agar Dinas Pendidikan Kepri memprioritaskan pembangunan batu miring di SMAN 21 Batam tahun ini.

“Saya tidak dapat membayangkan, jika longsor lebih besar lagi. Tentunya bangunan sekolah akan hancur, dan jika mengenai rumah penduduk akan memakan korban,” tambahnya.

Penulis: Nuel

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here