
BINTAN,SIJORITODAY.com – – PT Taihe Group Indonesia membuka pusat perdagangan jalur sutra laut Asia Tengah. Sebanyak 10 Produk furniture perhotelan akan dipasarkan ke seluruh penjuru dunia melalui marketplace pada beberapa platform terpercaya.
Pembukaan ini ditandai dengan acara grand opening The Central Asia Sea Silk Road Trading Center di kawasan Indonesia Street City Batu Licin, Kijang Kecamatan Bintan Timur, Rabu (22/2) pagi.
Sejumlah pejabat teras dilingkungan Pemerintahan Provinsi Kepri, Bintan, Kogabwilhan, Kejaksaan Tinggi Kepri dan sejumlah perwakilan perusahaan ikut menyaksikan acara grand opening tersebut.
CEO Global Taihe Group Indonesia, DR Sunny Sukardi menyampaikan, pada tahap awal sebanyak seribu item produk furniture perhotelan siap dipasarkan ke berbagai negara diseluruh dunia. “Dalam waktu 1 hingga 2 bulan kedepan, kita akan juga 10 ribu item produk secara 24 jam,” ungkap Sunny Sukardi, dalam sambutannya pada acara Grand Opening The Central Asia Sea Silk Road Trading Center.
Nilai investasi untuk menjalankan bisnis bidang mebeuler ini mencapai USD 5 miliar atau Rp 70 triliun lebih. Sunny Sukardi mengungkapkan, bisnis yang dilakoninya akan sudah mendapatkan tempat di Amerika Serikat maupun China. Dengan begitu, produk-produk yang dijual akan mudah menemui pasarnya di negara maju seperti Amerika dan China. “Kami berharap pemerintah mendukung projek ini untuk pengembangan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bintan,” harapnya.
Perusahaan kata dia, selain fokus berbisnis juga menaruh perhatian lebih terhadap kondisi sosial masyarakat. Kedepan kata dia, pihaknya akan membangun rumah sakit spesialis dan perguruan tinggi di kawasan Indonesia Street City. Dirinya ingin, kawasan Kampung Batu Licin bisa menjadi kota baru terpadu di kawasan Kabupaten Bintan. “Saya yakin apa yang saya lakukan didukung sekitar 80 persen masyarakat disini (Bintan-red),” ungkapnya.
Sementara itu, Asisten Bupati Bintan Panca Adigoena mengungkapkan jika pemerintah terus mendukung segala bentuk investasi khususnya di Kabupaten Bintan. Dengan harapan, bisa berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bintan. “Investasi harus bisa memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat. Ini merupakan apresiasi kepada Bapak Sunny Sukardi yang konsisten menggarap investasi dari berbagai sektor salah satunya penjualan perabotan kebutuhan hotel,” terangnya.
Bahkan kata dia, pusat perdagangan furniture perhotelan yang pertama dibuka didaerah Kabupaten Bintan. Dirinya berharap agar perusahaan perhotelan yang ada di Kabupaten Bintan bisa bermitra bisnis dengan perusahaan ini. “Seluruh komponen pemerintah sangat mendukung investasi yang masuk ke Bintan dengan harapan bisa mampu memberikan dampak bagi kesejahteraan masyarakat Bintan,” kata Panca.
Kawasan Indonesia Street City merupakan kawasan terpadu yang dikembangkan Global Taihe Group Indonesia. Seluruh pusat bisnis akan dikembangkan diatas lahan seluas 1.500 Ha dengan nilai investasi yang sudah berjalan selama 10 tahun terakhir sebesar USD 15 billion. Ada kawasan pariwisata, industri serta furniture. Grand Opening The Central Asia Sea Silk Road Trading Center di kawasan Indonesia Street City Batu Licin ini menandakan kegiatan eksport-import produk furniture perhotelan di Kabupaten Bintan berjalan. (oxy)














































