
ANAMBAS,SIJORITODAY.com – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Pasar BUMDes Tarempa Barat selama tiga hari mulai Senin (23/2/2026).
GPM ini sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok selama bulan puasa.
Program ini menjadi jawaban atas kegelisahan masyarakat menghadapi fluktuasi harga pangan yang kerap terjadi saat memasuki bulan suci.
Melalui kolaborasi antara Badan Pangan Nasional Dinas Perikanan, Pertanian dan Pangan Kabupaten Kepulauan Anambas, Perum Bulog, BUMDes, para petani lokal, distributor pangan, serta berbagai pihak lainnya, Gerakan Pangan Murah benar-benar menjadi wujud kepedulian bersama.
Bupati Anambas, Aneng menegaskan, ketahanan pangan tidak bisa hanya bergantung pada pasokan dari luar daerah.
Menurutnya, perlu ada kesadaran bersama untuk membangun kemandirian pangan mulai dari lingkungan keluarga.
Ia pun mengajak masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan rumah dengan menanam cabai, sayur-mayur, serta tanaman pangan lainnya sebagai langkah sederhana namun berdampak besar.
“Dengan bercocok tanam di halaman rumah sudah menjadi salah satu pendukung gerakan ketahanan pangan di Kabupaten Kepulauan Anambas dan menjadi contoh yang sangat positif,” tegas Aneng.
Aneng juga menekankan bahwa ketahanan pangan tidak hanya dibangun melalui program pemerintah semata, tetapi harus lahir dari partisipasi aktif masyarakat.
Semangat gotong royong dan kepedulian dinilai menjadi kunci dalam menciptakan ketersediaan pangan yang berkelanjutan di daerah.
Di bulan yang penuh berkah ini, Gerakan Pangan Murah menjadi simbol kebersamaan antara pemerintah, petani, dan masyarakat. Ketika semua pihak bersatu, beban yang terasa berat dapat dipikul bersama.
Momentum ini bukan sekadar menghadirkan harga bahan pokok yang terjangkau, tetapi juga memperkuat komitmen dalam menjaga kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Kepulauan Anambas.
Dengan sinergi yang terus terjalin, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas optimistis ketahanan pangan daerah dapat terwujud secara bertahap dan berkelanjutan
Penulis: Alex
Editor: Nuel









































