Wali Kota Batam, Amsakar Achmad dalam talk show di RRI Batam, Senin (23/2/2026) pagi. F: Sijoritoday.com/Diskominfo Batam

BATAM,SIJORITODAY.com – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad menegaskan komitmennya untuk terus bekerja maksimal dalam mengatasi berbagai persoalan kota di tengah dinamika regulasi dan tantangan administratif yang kompleks.

Amsakar mengungkapkan rasa bangga sekaligus haru ketika di tahun pertama kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra, mampu memenuhi harapan masyarakat.

Di era kepemimpinannya, Pemerintah Kota (Pemko) Batam, menuangkan visi pembangunan ke dalam 15 program prioritas, yang menyasar langsung kebutuhan masyarakat, mulai dari pendidikan, kesehatan, insentif warga lanjut usia (lansia), penguatan ekonomi kerakyatan, hingga ketenagakerjaan.

Di sektor pendidikan, Pemko Batam telah membagikan 105.670 set seragam gratis bagi siswa SD dan SMP negeri maupun swasta, serta menyediakan beasiswa bagi mahasiswa berprestasi.

𝗕𝗲𝗿𝗼𝗯𝗮𝘁 𝗚𝗿𝗮𝘁𝗶𝘀 𝗵𝗶𝗻𝗴𝗴𝗮 𝗕𝗲𝗿𝗶 𝗠𝗼𝗱𝗮𝗹 𝗨𝗠𝗞𝗠

Pada sektor kesehatan, cakupan Universal Health Coverage (UHC) telah mencapai 98 persen, sehingga warga cukup menunjukkan KTP untuk memperoleh layanan kesehatan gratis.

Selain itu, Pemko Batam juga menyalurkan bantuan tunai Rp300.000 per bulan kepada 4.000 lansia.

Dalam penguatan ekonomi kerakyatan, pemerintah menyediakan pinjaman modal tanpa bunga hingga Rp20 juta bagi UMKM. Realisasi program ini mencapai Rp1,3 miliar untuk 1.500 pemohon.

Sementara di bidang ketenagakerjaan, angka pengangguran berhasil ditekan dari 7,68 persen menjadi 7,57 persen, didukung 108 jenis pelatihan kerja yang diikuti 4.433 peserta.

𝗧𝗮𝗻𝗴𝗮𝗻𝗶 𝗦𝗮𝗺𝗽𝗮𝗵, 𝗚𝗲𝗻𝗮𝗻𝗴𝗮𝗻, 𝗱𝗮𝗻 𝗔𝗶𝗿 𝗕𝗲𝗿𝘀𝗶𝗵

Meski demikian, Amsakar mengakui masih ada tiga persoalan krusial yang menjadi perhatian utama, yakni pelayanan air bersih, pengelolaan sampah, serta penanganan banjir.

Upaya yang dilakukan meliputi normalisasi drainase dan pembangunan infrastruktur, termasuk flyover dan jalan lingkar, guna mengurai kemacetan sekaligus mengurangi genangan.

Menutup penjelasannya, Amsakar mengapresiasi partisipasi aktif masyarakat dan pelaku usaha, termasuk dukungan dalam pembangunan Sekolah Terintegrasi Merah Putih.

Ia juga mengajak warga menjaga kebersihan dan mengubah perilaku dalam pengelolaan sampah demi mempertahankan citra Batam sebagai kota pariwisata.

“Kami bertekad, persoalan utama khususnya air bersih, banjir dan sampah, dapat segera dituntaskan melalui kerja kolektif seluruh elemen masyarakat,” ujarnya. ***

Editor: Nuel

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here