
NATUNA,SIJORITODAY.com – Pelaku media massa di Kabupaten Natuna menyoroti transparansi kerjasama dengan Japan International Cooperation Agency (JICA).
Sorotan tersebut muncul setelah sejumlah anggota media mempertanyakan keterbukaan informasi mengenai bentuk kerja sama yang dijalin antara organisasi media online di Natuna dan JICA.
Pelaku media massa berharap informasi terkait program, mekanisme kerja sama, serta penggunaan anggaran yang berkaitan dengan kegiatan organisasi dapat disampaikan secara terbuka kepada anggota.
“Kami berharap setiap bentuk kerja sama yang mengatasnamakan organisasi dapat dijelaskan secara terbuka kepada anggota, termasuk jika ada dukungan anggaran atau program tertentu,” ujar salah satu pelaku media.
Para pelaku media menilai bahwa transparansi administrasi dan keuangan merupakan bagian penting dari tata kelola organisasi yang baik.
Dengan adanya keterbukaan, seluruh anggota dapat memahami tujuan, manfaat, serta pelaksanaan kerja sama yang dilakukan oleh pengurus organisasi.
Hingga berita ini ditulis, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak organisasi media maupun PT JICA terkait pertanyaan yang disampaikan sejumlah anggota media tersebut.
Redaksi masih berupaya meminta konfirmasi kepada pihak-pihak terkait guna memperoleh penjelasan yang berimbang. ***/rls
Editor: Nuel









































