Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad bersama Menteri Kelautan dan Perikanan RI Sakti Wahyu Trenggono, Senin (18/10/2021).

TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menemui Menteri Kelautan dan Perikanan RI Sakti Wahyu Trenggono di Jakarta, Senin (18/10/2021).

Pertemuan itu guna melakukan komunikasi dan konsolidasi terkait beberapa hal menyangkut program kelautan dan perikanan di Kepulauan Riau.

Tujuannya Ansar bertemu Menteri KKP agar masyarakat nelayan di Kepri bisa lebih maju dan berkembang sehingga bisa menopang kesejahteraan para nelayan yang ada.

Dalam kesempatan ini Ansar memaparkan segala potensi kelautan dan perikanan yang dimiliki Kepri, dari ujung selatan hingga ujung utara Kepri. Khusus di Natuna telah dirancang untuk menjadi menjadi sentral perikanan nasional di wilayah Barat.

Hal ini didukung dengan kondisi geografis daerah Natuna yang berada di laut lepas dengan kualitas serta kuantitas ikan yang melimpah.

“Potensi laut Natuna sangat luar biasa. Selain kuantitas ikannya banyak, kwalitasnya juga bernilai ekspor. Ditambah lagi memang berbatasan langsung dengan sejumlah negara tetangga. Dan tidak hanya untuk Natuna, tapi perikanan juga menjadi komoditi unggulan ke depan bagi Kepulauan Riau,” kata Ansar.

Dalam kesempatan ini, lanjut Ansar, Menteri KKP RI menjelaskan jika Pemerintah Pusat akan mendorong terus kesejahteraan masyarakat nelayan di daerah, termasuk di Kepri melalui program-program unggulannya.

“Pemerintah pusat akan menjamin kesejahteraan dan kesehatan masyarakat nelayan melalui jaminan asuransi nelayan,” lanjutnya.

Salah satu hal yang menjadi perhatian Pemprov Kepri dan dalam kesempatan ini menjadi salah satu topik yang disampaikan Ansar kepada Menteri KKP adalah terkait pemberdayaan masyarakat nelayan dan pengembangan budidaya ikan oleh nelayan.

Di dalamnya ada pembinaan dan penyertaan modal bagi nelayan. Dengan demikian kesejahteraan nelayan bisa terjamin dan kelestarian ikan juga bisa terjaga.

“Untuk mewujudkan program ini, kita membutuhkan dukungan Pemerintah pusat. Dan kita minta agar program pemberdayaan masyarakat dan pengembangan budidaya ini dapat di prioritaskan di Kepri,” tutup Ansar. (*)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here