LOMBOK,SIJORITODAY.com – Pebalap dan official MotoGP Mandalika bebas dari karantina Covid-19 terpusat.
Kabid Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19, Alexander K. Ginting menerangkan, pebalap MotoGP Mandalika bebas karantina karena skema travel bubble.
Ginting menuturkan, travel bubble memungkinkan pelaku perjalanan mengikuti skema itu terlindungi dari penularan Covid-19.
“Kalau sudah karantina bubble, artinya karantina terpusat tidak dikerjakan karena bisa tumpang tindih,” tuturnya, Senin, (7/2/2022).
Sebelumnya, CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta menolak balapan di suatu negara apabila diwajibkan menjalani karantina.
Ezpeleta meminta agar negara tuan rumah MotoGP tahun 2022 tidak menerapkan prosedur yang ketat terhadap pembalap.
“Kami tidak akan menerima peraturan karantina, jika mereka meminta kami untuk karantina selama 14 hari pada suatu negara, maka kami tidak akan pergi ke negara tersebut,” tegasnya.
Menurut Ezpeleta, tuan rumah bisa saja mengganti syarat karantina dengan sertifikat vaksin dari pembalap dan tim nya.
Baginya, karantina hanya akan mengulur waktu dan bisa mengganggu balapan MotoGp. Lagipula kata Ezpeleta, pembalap tidak dapat fokus jika menjalani karantina yang lama.
“Mereka bisa meminta kami untuk membawa sertifikat vaksin atau juga melengkapi beberapa dokumen sebagai syarat seperti yang kami lakukan tahun lalu,” ujarnya.
Diketahui, Indonesia akan menjadi tuan rumah tes pramusim MotoGp 2022 di Sirkuit Mandalika pada 11-13 Februari mendatang, kemudian seri balapan akan berlangsung 18-20 Maret 2022. (*)
Editor: Nuel








































