Tambang Pasir
Zulkifli bersama Suherianto, Arwan, Suhardi, M Toha saat berbincang dengan Humas PT GML Suparno di ruang kerjanya.

BINTAN, SIJORITODAY.com – Dalam upaya meningkatkan pendapatan daerah, Komisi II DPRD Bintan mengunjungi PT Gunung Mario Lagaligo (GML) yang berlokasi di Tembeling Kecamatan Teluk Bintan, Selasa (1/3) sore.

Foto bersama Komisi II DPRD Bintan bersama PT GML

Dalam kunjungannya, para legislator diantaranya Zulkifli, Suherianto, Arwan, Suhardi dan M Toha itu melirik potensi pajak daerah yang dihasilkan dari aktifitas pertambangan pasir yang memiliki izin resmi tersebut. Ketua Rombongan, Zulkifli menyebutkan, potensi pajak daerah dari pertambangan pasir sangat besar.

“Alhamdulillah, hari ini kita dapat penjelasan bahwa setiap tahunnya pajak yang dihasilkan sangat besar sekitar Rp 700 jutaan pertahun,” sebut Zulkifli.

Zulkiifli dan M Toha dalam kunjungannya ke lokasi pertambangan pasir resmi milik PT GML

Namun, Ia mengharapkan kepada pemerintah dan seluruh stackholder terkait lainnya untuk memaksimalkan potensi pajak daerah dari pertambangan pasir berizin dengan cara memberikan keleluasan kepada perusahaan dalam menggarap hasil bumi.

Rombongan Komisi II DPRD Bintan saat melihat lokasi pertambangan pasir resmi milik PT GML

Namun kata dia, pemerintah juga tidak boleh tutup mata dengan pertambangan pasir darat yang illegal yang selama ini masih beroperasi disejumlah titik lokasi yang ada di Bintan. Sebab kata dia, berimbas terhadap perusahaan tambang yang memiliki izin.

“Kalau semua (Tambang ilegal) ditutup, maka potensi pajaknya kita perkirakan bisa mencapai miliaran rupiah,” ungkapnya.

Rombongan Komisi II bersama Humas PT GML saat meninjau pasir hasil produksi PT GML

Ia dan rekan-rekan Komisi II DPRD Bintan lainnya berharap agar pemerintah Provinsi Kepri juga melakukan monitoring secara rutin kepada perusahaan PT GML agar setoran pajak yang dibayarkan perusahaan bisa dimaksimalkan.

“Kita juga minta perusahaan secara jujur menyampaikan laporan pajaknya karena ini memang potensinya luar biasa,” katanya.

Rombongan Komisi II DPRD Bintan saat melakukan kunjungan ke PT GML

Sementara itu, Suparno selaku Humas PT GML mengucapkan terima kasih atas kunjungan Komisi II DPRD Bintan ke lokasi perusahaannya. Ia menyakini, setoran pajak yang dibayarkan perusahaan ke pemerintah sangat besar.

“Yang kita setorkan setiap tahun itu Rp 700 jutaan lebih, ini sangat besar karena memang kami perusahaan satu-satunya saat ini yang memiliki izin,” kata Suparno.

Rombongan Komisi II DPRD Bintan saat melakukan kunjungan ke PT GML

Perusahaan kata dia, berkomitmen dalam kontribusi setoran pajak yang menjadi kewajiban perusahaan. Selain pajak hasil tambang, ada beberapa kewajiban lainnya yang menjadi tanggungan perusahaan. (oxy)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here