Pasar KUD Tanjungpinang
Aktivis Mahasiswa UMRAH Kamsar dan Zulkarnain

TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – Para aktivis mahasiswa juga mempertanyakan pemeliharaan terhadap pelataran dan lantai Pasar KUD Tanjungpinang yang roboh.

Pasar tersebut ambruk kedua kalinya, Sabtu (5/3) pagi. Pada saat pengunjung ramai dan transaksi jual beli di sana.

Kejadian itu, dinilai merugikan masyarakat. Mulai dari pedagang tak bisa berjualan seperti biasa, pemilik kendaraan karena jatuh ke laut dan bahkan korban luka-luka.

Berdasarkan informasi di lapangan, sekitar lima orang menjadi korban. Dia diantaranya anak-anak dan tiga lainnya dewasa.

Masalah ini juga menjadi sorotan dari berbagai kalangan tidak terlepas mahasiswa.

“Tentunya kami sebagai mahasiswa yang juga agen of control turut memperhatikan kejadian tersebut,” ujar Kamsar selaku aktivis mahasiswa.

Ia menilai, pemerintah perlu melakukan pemeliharaan bangunan. Mengingat itu merupakan arena publik.

“Bila kondisinya begini, tentu merugikan masyarakat. Apalagi bangunan 30 tahun itu roboh,” ucapnya.

Ia menambahkan, apa harus makan korban jiwa terlebih dahulu baru akan di perbaiki?

“Kami berharap supaya Dirut BUMD dan Kadisperindag Tanjungpinang legowo meninggalkan jabatannya. Tidak bisa menjamin wilayah kerjanya aman,” paparnya.

“Pengelolaan dari BUMD Tanjungpinang ini juga harus dipertanyakan. Apakah mereka selalu mengecek kondisi bangunan tersebut atau hanya mengambil biaya sewa,” ucapnya.

Sebelumnya hanya sebagian pedagang yang direlokasi. Harusnya diminta tegas semuanya.

Zulkarnain yang juga mahasiswa UMRAH menyampaikan Kritisan yang sama kepada kepala daerah, sebagai pengambil kebijakan.

Menurutnya, kejadian robohnya bangunan pertama harus sudah bisa diantisipasi. Mulai dari kebijakan jangka pendek dan panjang.

“Kami juga berharap ini menjadi perhatian serius bagi pemerintah kota. Kejadian kedua kali ini hal sangat merugikan masyarakat ini”. tuturnya. kamsar. (prb)

Editor : Liza

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here