Stunting

BATAM,SIJORITODAY.com – Sebanyak 3.356 anak dari 55.720 anak di Kota Batam mengalami stunting per Maret 2022.

Kondisi itu disampaikan oleh Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad saat menjadi narasumber dalam Seminar Stunting Bagi Wanita Kristen di Gereja GBI ManHop Batam Kota, Kamis (24/3/2022).

Pemko Batam kata Amsakar menargetkan jumlah anak stunting ini akan menurun 14 persen hingga tahun 2024.

Ia pun akan gencar mengedukasi masyarakat tentang tata cara menangani stunting pada anak.

“Hingga saat ini, ada 3.356 anak mengalami stunting dari total 55.720 anak yang ada di Batam. Target kami 2024 sudah turun 14 persen dari total kasus stunting,” katanya.

Meski angka stunting di Batam mencapai 3.356 anak, angka tersebut paling rendah di Kepri maupun nasional.

“Untuk nasional angka stunting 27 persen, Kepri 16,8 persen. Sementara Batam hanya 6,02 persen. Kami terus berupaya agar angka stunting ini terus turun,” ucapnya.

Adapun cara yang dilakukan yakni dengan terus mengedukasi warga agar dalam produksi hingga membesarkan anak dapat diperhatikan dengan baik.

“Alhamdulillah Batam sudah terkelola dengan baik. Kami punya 1.632 kader, 21 tim puskesmas, 128 kelurahan siaga, 501 kader Posyandu, dan 24 perguruan tinggi yang fokus menangani stunting ini,” terangnya.

Amsakar pun mengajak seluruh stakeholder terus berjibaku menekan angka stunting.

Ia meminta semua pihak turun tangan mencegah sejak dini agar angka stunting tidak bertambah.

“Yang kita lakukan adalah pencegahan. Tolong diperhatikan mulai dari proses pernikahan, produksi, melahirkan, dan seterunya agar tumbuh kembang anak normal,” pintanya.

(Bora)
Editor: Nuel

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here