KARIMUN,SIJORITODAY.com – Sekretaris Komisi II DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Wahyu Wahyudin meminta seluruh Manager Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih mengoptimalkan potensi yang ada di Desa/Kelurahan.
Menurutnya, keberadaan koperasi ini harus mampu menggali berbagai potensi yang ada di Desa/Kelurahan sesuai keinginan Presiden Prabowo Subianto.
“Potensi yang ada harus dioptimalkan dengan menggandeng seluruh stakeholder dan masyarakat,” katanya, Sabtu (1/8/2026).
Selain itu, Wahyu berpesan agar seluruh Manager Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih berbaur dengan masyarakat usai penempatan.
Dengan berbaur, keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih akan lebih mudah diterima oleh masyarakat.
“Kalau kita melihat di media sosial, ada penolakan dari masyarakat tentang Kopdes Merah Putih ini. Jadi para Manager harus pandai berbaur dan bermasyarakat,” pesannya.
Dalam menjalankan koperasi, para manager harus memiliki kemampuan kepemimpinan atau leadership yang baik.
Leadership ini menjadi modal utama bagi Manager Kopdes Merah dalam memimpin beberapa unit usaha koperasi beserta sumber daya manusianya.
“Para manager harus punya leadership, mereka akan memimpin beberapa unit usaha dan petugas koperasi. Kalau tidak punya jiwa leadership, Kopdes bisa terancam gagal,” imbuhnya.
Diketahui, sebanyak 28.629 manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih resmi menyelesaikan Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) dan segera ditempatkan di berbagai daerah untuk mendukung operasional koperasi.
Penempatan ribuan lulusan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat pengelolaan Kopdes Merah Putih yang diproyeksikan sebagai penggerak ekonomi Desa.
Program SPPI yang berlangsung sejak 17 Juni hingga 31 Juli 2026 membekali peserta dengan pelatihan bela negara dan kemampuan manajerial sebelum diterjunkan ke lapangan.
Dari total 18.672 koperasi yang telah selesai dibangun, sebanyak 1.021 titik telah beroperasi dan menjadi lokasi awal penempatan para manajer lulusan SPPI.
28.629 Manager Kopdes Merah Putih yang telah lulus itu pun ditempatkan ke 1.021 titik koperasi di berbagai daerah.
“Teman-teman yang sudah selesai dilatih ini akan segera kita deploy ke tempat-tempat yang sudah bisa operasi,” ujar Direktur Utama (Dirut) Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota.
Joao menambahkan, sebanyak 18.672 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih telah selesai dibangun, sedangkan 3.558 koperasi lainnya masih dalam tahap pembangunan.
Dari jumlah tersebut, 1.021 koperasi telah mulai beroperasi dan akan menjadi lokasi penempatan para manager lulusan SPPI.
Penulis: Sunar







































