
TANJUNGPINANG,SIJORITODAY.com – Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (KUKM) Provinsi Kepulauan Riau mencatat ada 171 ribu UMKM aktif di Kepri.
Kepala Dinas KUKM Kepri, Riki Rionaldi mengatakan, jumlah UMKM aktif ini cenderung mengalami peningkatan setiap tahunnya.
Ini pun menjadi pertanda kuatnya ekonomi kerakyatan di Kepri. Menurutnya, UMKM menjadi tulang punggung aktivitas perdagangan dan jasa skala lokal.
“Pertumbuhan ini bukan hanya soal jumlah, tetapi juga kualitas usaha yang semakin membaik. Kita melihat banyak UMKM mulai naik kelas,” ujarnya.
Dari total tersebut, sektor kuliner masih mendominasi, disusul perdagangan ritel, kerajinan, dan jasa kreatif.
Pemerintah daerah mencatat peningkatan signifikan pada usaha berbasis rumah tangga yang kini mulai terhubung dengan sistem pemasaran digital.

Riki menjelaskan bahwa strategi pemerintah saat ini berfokus pada peningkatan produktivitas dan legalitas usaha, termasuk Nomor Induk Berusaha (NIB) serta sertifikasi produk. Hal ini dilakukan agar UMKM memiliki daya saing lebih kuat.
“Dengan basis 171 ribu UMKM, Kepri memiliki potensi ekonomi rakyat yang besar. Tugas kami memastikan mereka mendapat akses pelatihan, permodalan, dan pasar,” tegasnya.
Penulis: Evan
Editor: Nuel


































