Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad saat menghadiri menghadiri pemusnahan 1,3 ton Ketamine di Gedung Fisabilillah Komando Daerah TNI-AL IV, Rabu (12/8/2026). F:Sijoritoday.com/Diskominfo Kepri

BATAM,SIJORITODAY.com – Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad mengapresiasi Komando Daerah TNI-AL (Kodaeral) IV yang mengungkap 1,3 ton Ketamine di Perairan Tanjung Berakit, Kabupaten Bintan pada 7 Agustus 2026.

Diketahui, Ketamine tersebut diamankan dari Kapal MV King Sun dan merupakan bukti nyata sinergi dan kolaborasi antarinstansi dalam upaya penegakan hukum serta pemberantasan peredaran narkotika di Kepri.

Barang bukti tersebut ditemukan dalam kondisi disembunyikan di bagian rubanah atau basement lambung kapal.

“Kolaborasi dan sinergi yang baik antar lembaga pemerintahan, terutama di bidang penegakan hukum, akan menghasilkan berbagai kebaikan bagi masyarakat luas. Saya turut mengapresiasi setinggi-tingginya seluruh unsur yang terlibat karena sudah berhasil menyelamatkan masa depan generasi muda di Kepulauan Riau dan Indonesia,” katanya di Batam.

Menurut Ansar, keberhasilan pengungkapan tersebut menunjukkan pentingnya kerja sama lintas lembaga dalam menjaga keamanan wilayah Kepulauan Riau yang memiliki posisi strategis dan berbatasan langsung dengan sejumlah negara.

Sinergi antara TNI, BNN, BPOM, Bea Cukai, serta unsur penegak hukum dan instansi terkait lainnya dinilai menjadi kekuatan penting dalam mencegah wilayah Kepulauan Riau dimanfaatkan sebagai jalur masuk maupun peredaran barang terlarang.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago menyampaikan bahwa keberhasilan pengungkapan tersebut memberikan pesan tegas bahwa Indonesia tidak akan tinggal diam terhadap pihak-pihak yang berupaya mengganggu keamanan dan ketenteraman masyarakat.

“Pengungkapan ini bukan soal besarnya barang bukti yang disita, tetapi merupakan bukti bahwa Indonesia memiliki orang-orang hebat yang akan menjaga ketenteraman dan keamanan di Indonesia agar tidak terusik,” pungkasnya.

Pemusnahan barang bukti tersebut sekaligus menjadi bentuk komitmen bersama dalam memperkuat pemberantasan peredaran narkotika serta melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari ancaman penyalahgunaan narkotika.

Bagi Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, pengungkapan ini menjadi momentum untuk terus memperkuat koordinasi dan kolaborasi dengan seluruh unsur terkait dalam menjaga keamanan wilayah serta menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi masyarakat. (Advertorial)

Editor: Nuel
Ket Gambar:

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here