106 Mantan Anggota Gafatar Menjalani Pembinaan Agama Selama 3 hari di Asrama Haji Batam Center. (13/2/2016) Foto : ST

BATAM, SIJORI TODAY, com — 106 Mantan Anggota Garakan Fajar Nusantara (Gafatar) asal empat kabupaten/kota Kepulauan Riau, hari ini mendapat pembinaan selama tiga hari di asrama Haji,Batam. Pembinaan dari Majelis Ulama Indonesia setempat agar para anggota Gafatar bisa kembali diterima masyarakat dimana mereka berasal.

Sebanyak 106 oarang matan Gafatar berasal dari Batam, Tanjung Balai Karimun, Lingga dan Tanjungpinang. Mereka  terdiri dari 32 keluarga, sementara sisanya adalah anak-anak.

“Seluruh mantan  anggota Gafatar akan mendapat pembinaan selama tiga hari, setelah itu barulah mereka akan dikembalikan ke daerah asal agar bisa berbaur kembali dengan masyarakat,” Kata Kepala Kementerian Agama Batam, Zulkifli Aka di Batam, Sabtu(13/02/2016).

Mereka akan mendapatkan pembinaan dari  Majelis Ulama Indonesia, Dinas Sosial, Kesbangpol,   dan pastor bagi yang beragama kristen. Pembinaan bagi umat islam, para mantan Gafatar diajak kembali melaksanakan ajaran islam susuai Alquran dan sunah rosul, seperti solat subuh berjamaah serta ibadah keagamaan lainnya,” Ujarnya.

Sementara itu, Ketua Majlis Ulama Indonesia (MUI) Batam, KH Usman Ahmad mengatakan, usai mendapatkan pembinaan  mantan anggota Gafatar haruslah bertobat secara total dan jangan kembali lagi menganut atau menyebarkan paham tersebut agar bisa berbaur bersama serta diterima masyarakat.

“Tahap pertama yang dapat dilakukan MUI beserta komponen pemerintah dan kepolisian saat ini hanya berupa pembinaan. Jika nantinya setelah pembinaan pihak keluarga atau masyarakat tidak dapat menerima, maka akan kami cari lagi solusinya,” Kata Dia.

Seperti diketahui, 106 ex anggota Gafatar tiba di Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Jumat (12/02/2016) sekitar pukul 18.50 WIB dengan mengunakan pesawat Boing 737-800 milik maskapai Sriwijaya Air SJ-026 rute Jakarta-Batam.

Dari bandara Hang Nadim mereka kemudian langsung ke Asrama Haji Batam Centre. Selama masa pembinan di asrama haji, seluruh mantan anggota Gafatar mendapat pengawalan dari pihak kepolisian Polresta Barelang dan personil dari Tentara Nasioanal Indoenesia.

Penulis : pet

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here