Terdakwa Deni Riansyah (23Th) saat dimintai keterangan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Kamis (21/7) Foto : ist

TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – -Terdakwa Deni Riansyah (23Th) pada Majelis Hakim dalam persidangan kasus narkotika di Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Kamis (21/7) mengungkapkan, pertama kali belajar cara memakai sabu-sabu dari internet. Terdakwa juga mengaku bahwa sabu-sabu diperoleh dari pemberian Saputra, yang hingga kini masih dalam pencarian pihak Kepolisian.

Menjawab pertanyaan majelis hakim Pengadilan Negeri Tanjungpinang dengan Hakim Ketua Purwaningsih dan hakim anggota  Acep Sopian Sauri, Santonius Tambunan. Terdakwa Deni Riansyah mengatakan, pertama kali memakai sabu-sabu belajar dari internet.

“Pertama saya belajar dari internet yang mulia,” tutur Deni

Terdakwa yang sehari-harinya bekerja sebagai penjaga toko elektorik tersebut, telah terbiasa mengunakan sabu-sabu sebagai penyemangat kerja.

“Pertama saya pakai sabu-sabu, badan saya lagsung jadi semangat,” tutur Deni.
Pada majelis hakim dan jaksa penuntut umum, terdakwa Deni Riansyah mengaku, sabu-sabu merupakan pemberian dari Saputra. Pada saat terdakwa menagih hutang 300.000 rupiah, Saputra tidak memiliki uang untuk membayar, kemudian justru memberikan sabu-sabu.

Sidang akan dilanjutkan pada pekan depan, dengan agenda pembacaan tuntut oleh Rabuli Sanjaya selaku Jaksa Penuntut Umum. Terdakwa Deni Riansyah didakwa JPU dengan pasal 112 ayat 1 UU RI Nomor 35 serta pasal 127 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Terdakwa Deni Riansyah  S. Bin Parlintino S (23Th) ditangkap Satuan Narkoba Polresta Tanjungpinang  beberapa waktu lalu di Jalan Kartika Kota Tanjungpinang. Dari tangan terdakwa polisi mendapatkan barang bukti berupa narkoba golongan sabu seberat 0,24 gram.

 

Penulis : ambok akok

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here