TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – – Setelah menggelar Aksi selama dua jam, Akhirnya Perwakilan Mahasiswa, diterima oleh Ketua Pengadilan Negeri Tanjungpinang Wahyu Prasetio Wibowo SH MH. (09/08).

Dalam pertemuan itu, Ketua PN Tanjungpinang Wahyu Prasetio Wibowo menanggapi tuntutan para Mahasiswa, “PN Tanjungpinang adalah lembaga yudikatif, yang menerima, memeriksa perkara, kami berada di luar lembaga pemerintahan. Dalam perkara itu ada tahapan yang dilakukan oleh penyidik,”Ujarnya.

Wahyu menambahkan, Pelimpahan perkara dilakukan oleh kejaksaan, Pengadilan hanya mengadili berkas yang dilimpahkan oleh Jaksa.

“Terkait dengan persoalan Pelayarannya, memang itu berdasarkan berkas yang PN terima. Setiap perkara persidangan di buka untuk umum, kalau memang mempunyai kepentingan perkara itu, silahkan datang kepersidangan itu. Prinsip perundang-undangan, informasi sudah di buka semua, sudah ada nama-nama yang akan menjadi agenda sidang, penelusuran perkara, kami mempunyai CCTV di persidangan,”ujarnya.

Sementara terkait adanya keributan, Wahyu menjelaskan bahwa persoalan tersebut, bukan urusan PN Tanjungpinang.”Kami sama sekali tidak ada melarang jalannya persidangan tersebut. Terus terang kami juga menyesal karena terjadi insiden di dalam persidangan, tetapi yang melakukan keributan tersebut, bukan keluarga PN,”ujarnya.

Terkait persoalan barang bukti salah satu kapal yang dilepas, persoalan tersebut bukan menjadi urusan Pengadilan,” Kalau persoalan gelar perkara barang bukti, itu urusan penyidik, Kami hanya menerima berkas Pelayaran,”tutupnya

Usai mendapat jawaban dari Ketua PN Tanjungpinang, Puluhan Mahasiswa akhirnya membubarkan diri.

Alam anggota FDM mengaku kecewa atas jawaban yang diberikan oleh pengadilan Tanjungpinang, dan tetap meminta Para Hakim bisa menjagga, independensi, dan lebih meningkatkan pengamanan.

“Mahasiswa akan mengawal jalannya persidangan kasus ini, sehingga hakim dituntut untuk bisa melihat kasus itu dengan arif dan bijaksana,”tutupnya.

 

Penulis : Eb

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here