2 napi yang batal dieksekusi mati di LP Nusakambangan tiba di Lapas Tanjungpinang, Rabu (17/8). Foto : eb

TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com– – Kedua Tepidana mati masing-masing  A Yam dan Jun Hau alias Aheng alias Aseng yang batal dieksekusi di Lembaga Pemasyarakatan Nusakambangan, Cilacap beberapa waktu lalu, tiba di Lapas kelas II A  Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Rabu (17/08).

Kedua terpidana mati tersebut telah menjadi warga binaan di Cilacap Nusakambangan selama 14 tahun.

Kedua gembong narkoba yang ditangkap di Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun dengan barang bukti 14.726 pil ecstasy tiba dengan dikawal anggota Kepolisian bersenjata laras panjang.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas II A Tanjungpinang, Djoko Pratito menjelaskan, kedua napi tersebut merupakan tahanan LP Nusakambangan.

“Itu tahanan LP Nusakambanagn, mereka untuk sementara dititipkan di Lapas kita, dan menjadi warga binaan kita untuk sementara,” ungkap Djoko Pratito

Kedua napi yang batal di eksekusi mati dikarenakan mereka akan mengikuti proses Peninjauan Kembali (PK) atas vonis mati yang mereka terima.

Kedua terpidana mati asal karimun itu, tetap diberlakukan sama seperti warga binaan lainnya hanya saja keduanya akan isolasi di Blok B.

Pengajuan PK oleh kedua terpidana mati itu, setelah Presiden Jokowi menolak permohonan pengampunan keduanya melalui Keputusan Presiden nomor 15/6/2015.

 

Penulis : Eb

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here