TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.Com- – Sebanyak 30 orang penumpang Kapal SP Matra III, yang melayani rute Batam-Tanjungpinang (PP), nyaris tenggelam disekitar perairan pulau Penyengat.

30 Penumpang berserta 4 Anak Buah Kapal (ABK), terombang ambing ditengah goncangan gelombang yang cukup tinggi.

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjungpinang, Jufri Maidision membenarkan kejadian tersebut.Menurutnya kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 13.00 WIB hari Sabtu (24/12).

“Kapal tersebut dilaporkan berangkat dari Batam menuju Tanjungpinang pukul 12.00WIB. namun karena kehabisan minyak disekitar perairan penyengat, kapal tersebut terombang ambing,”ucapnya saat dijumpai dikantornya Sabtu malam.

Lanjutnya, para penumpang menghubungi keluarganya masing-masing, untuk melaporkan kejadian tersebut kepada petugas.

“Kita mendapatkan laporan dari keluarga, langsung berkoordinasi dengan TNI AL, Polair guna memberikan pertolongan,”sebutnya.

Selain itu, dengan adanya insiden tersebut, sambung Jufri pihaknya akan mengeluarkan surat pemberitahuan, bahwa seluruh kapal penumpang wajib memiliki Radio.

“Kita tidak ingin kejadian seperti ini terulang kembali, untuk itu saya minta kepada agen Kapal, agar memberikan minyak sesuai dengan kewajiban, yakni 15 persen, sesuai dengan kuota rutenya,”Jelasnya.

Langkah-Langkah tersebut agar dapat dilakukan apabila terjadi gelombang, maka stock minyak itu ada tersedia.

“Kalau melintasi gelombang, pasti memakan minyak, makanya wajib untuk agen kapal itu, melebihi 15 persen,”Pinta Jufri.

 

Penulis: suaib

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here