BATAM, SIJORITODAY.Com – – 4 Jenazah kapal tki illegal yang karam beberapa waktu lalu kembali berhasil di identifikasi tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kepri. Dengan ini jumlah korban yang berhasil di identifikasi sebanyak 10 Jenazah yang berada di rumah sakit Bhayangkara Polda Kepri.

Kapolda Kepri Irjen Pol. Sam Budigusdian menyampaikan Ops Disaster Victim Identification (DVI) yang dilaksanakan sejak Jumat tanggal 27 Januari 2017 hingga saat ini masih tersisa 30 jenazah, dimana 14 jenazah yang terdiri 11 jenazah laki-laki dan 3 jenazah perempuan di rumah sakit Bhayangkara Batam dan 16 jenazah yang terdiri dari 14 jenazah laki-laki dan 2 jenazah perempuan di rumah sakit Mersing Johor – Malaysia. Untuk memperkuat operasi DVI, hari Rabu tanggal 15 Februari 2017 tim DVI Mabes Polri telah berangkat ke Johor Malaysia untuk melakukan identifikasi jenazah, dimana sebelumnya berkoordinasi dengan tim DVI Polda Kepri untuk pengambilan data.

“Saat ini total jenazah yang berhasil di identifikasi sebanyak 20 orang, nantinya para jenazah ini akan segera kita pulangkan ke daerah asalnya masing-masing,” tegas Sam di damping Kabid Humas & Kabid Dokkes Polda Kepri saat ekspos yang di gelar pada Selasa (21/02) Siang.

Kemudian tim DVI Polda Kepri telah berhasil mengidentifikasi 4 jenazah. Total jenazah yang ada di rumah sakit Bhayangkara Polda Kepri sebanyak 20 jenazah, sudah teridentifikasi sebanyak 10 jenazah, terdiri dari 8 jenazah laki-laki dan 2 jenazah perempuan.

Sedangkan, total jenazah di rumah sakit Mersing Johor Malaysia 26 jenazah, yang sudah teridentifikasi 10 jenazah, terdiri 4 jenazah laki-laki dan 6 jenazah perempuan.

Adapun Data korban yang sudah teridentifikasi di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri sebagai berikut :

Marlinda Sere, alamat : Dusun Pauwawa Desa Jegharangga Kec. Nangapanda Kab.Ende Provinsi Nusa Tenggara Timur, dasar identifikasi : dental dan properti.

Mat Jumadin, alamat : Dusun Pancor Barat Desa Pancor Kec.Ketapang Kab.Sampang Provinsi Jawa Timur, dasar identifikasi : DNA cocok dengan data pembanding anak kandung.

Tarsysiuk Mauk, alamat : Laboi rt.001 Desa Nansel Kec.Nanaet dua besi Kab.Belu Provinsi Nusa Tenggara Timur, dasar identifikasi : DNA cocok dengan data pembanding ibu kandung.

Khalimah, alamat : Dusun Parcarpar Desa Morbatok Kec.Banyuates Kab. Sampang Provinsi Jawa Timur, dasar identifikasi : DNA cocok dengan data pembanding ibu kandung. (Putra)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here