135 Ton Bawang asal Malaysia ditangkap patroli Bea dan Cukai Kepri, Jum'at (9/3). Foto : red

KARIMUN, SIJORITODAY.com– – Sebanyak 135 ton bawang merah asal negara tetetangga Malaysia ditangkap patroli Bea dan Cukai Kepulauan Riau, pada Jum’at (3/3) yang lalu. Para anak buah kapal yang mengangkut bawang tersebut sempat menyerang petugas Bea dan Cukai Kanwil Kepri.

135 ton bawang merah impor yang ditangkap pihak Bea dan Cukai berasal dari tiga buah kapal yang mengangkut bawang tanpa dilengkapi dengan dokumen yang sah dari pelabuhan Port Klang, Malaysia dengan tujuan Tanjung Balai Asahan, Sumatera Utara.

Ketiga kapal yang berhasil ditangkap patroli Bea dan Cukai tersebut masing-masing KM Ocean Sentosa I, KM Andelia Jaya serta KM Putri Dua. Nahkoda ketiga kapal setalh ditetapkan Bea dan Cukai sebagai tersangka dan sedang menjalani proses penyidikan di Kanwil Bea dan Cukai Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau.

Kepala Bidang Operasi Sarana dan Prasarana Kantor Wilayah Bea dan Cukai Kepri Raden Evy mengungkapkan, pada saat penangkapan salah satu kapal, abk kapal melakukan aksi perlawanan dengan mengerahkan massa bayaran.

“Pada penangkapan Kapal Motor Putri Dua, diatas kapal sudah ada massa bayaran. Pada saat abk kapal terjun ke laut, petugas berusaha menyelamatkan abk, namun kemudian datang kapal lain yang telah disiapkan menyelamatkan dan melarikan nahkoda kapal”. ungkap Evy usai memberikan keterangan pers, Jum’at (9/3).
Selain mengamankan bawang merah Bea dan Cukai juga menemukan sebanyak 1.500 potong kayu teki serta ribuan potong pakaian bekas. Dengan ditangkapnya kapal-kapal pembawa barang seludupan Bea dan Cukai berhasil mengamankan kerugian negara hampir 9 milyar rupiah.

Penulis : red

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here