TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.Com – – Walikota Tanjungpinang H. Lis Darmansyah menegaskan bahwa penimbunan yang berada di Tanjung Unggat tidak ada yang salah, asal pihak perusahaan melakukan aktivitasnya sesuai dengan izin Timbun yang diberikan pada tahun 2003 dan 2008.

“Tidak ada yang salah dengan penimbunan itu, karena melakukan Timbun sesuai dengan izinnya sesuai dengan RTRW,”tegasnya.

Menanggapi demonstrasi yang dilakukan beberapa Nelayan Tanjung Unggat bersama LSM Lidik Kepri terkait penimbunan tersebut, Lis mengatakan bahwa LSM Lidik telah melakukan pembohongan Publik, karena nelayan Tanjung Unggat yang dimaksudnya bukan dari Tanjung Unggat, melainkan dari Kampung Bugis.

“Itu yang di bawaknya dari kampung Bugis si Amir,bukan nelayan Tanjung Unggat. Jadi, LSM Lidik jangan melakukan pembohongan Publik,” kata Lis.

Diketahui, meskipun izin Timbun pihak perusahaan telah habis atau kadaluarsa. Sepertinya, tidak menjadi masalah bagi pihak perusahaan melakukan aktivitas penimbunannya dimalam hari. Hal ini terungkap berdasarkan pengakuan dari beberapa nelayan setempat yang melihat penimbunan itu berlangsung.

Atas hal itu, jika terbukti, orang nomor 1 di Tanjungpinang ini mengatakan, apabila penimbunan tersebut melanggar aturan, dirinya mengajak untuk bersama-sama melaporkan kepada penegak hukum.

“Kita sama-sama perkara kan, bila perlu laporkan ke penegak hukum,” sebut Lis usai mengahadiri acara Sertijab Wakil ketua PN Tanjungpinang, Selasa (21/03).

Penulis: akok

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here