TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – – Belum juga disegelnya tower ilegal yang berada di Gudang Minyak kilometer 2 Tanjungpinang membuat Anggota DPRD kota Tanjungpinang Ashadi Selayar merasa “geram”. Pasalnya, pada Rabu (16/03) dini hari satpol PP Tanjungpinang telah melakukan penyegelan kembali terkait tower yang melanggar aturan di Sukabereng.

Ashadi Selayar yang juga sebagai ketua Pansus Menara dan Telekomunikasi ini menyebut Satpol PP Tanjungpinang Jadi “Banci” dalam mengahadapi tower yang melanggar aturan di Gudang Minyak, karena tower tersebut sudah berdiri tanpa IMB hingga waktu lalu belum kunjung di lakukan penyegelan oleh Satpol PP Tanjungpinang.

“Satpol PP Tanjungpinang jadi banci menghadapi tower tower di gudang minyak,” sebut Ashadi.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Wakil ketua komisi III Ashady Selayar beberapa waktu lalu telah mengintruksi kan Kasatpol PP Tanjungpinang Irianto untuk segera menyegel tower ilegal yang sudah berdiri telah lama tanpa IMB di Gudang Minyak. Meskipun, instruksi dari dewan tak di indahkan juga, Irianto terus mengatakan dalam hal ini ada prosudur, dan prosudur.

“Kita tunggu surat teguran dari Tata kota belum dikasih ke kami, kita ada prosudur untuk menyegel, kita akan terus lakukan pembinaan sampai surat izin itu keluar,” ujar Irianto beberapa waktu lalu.

Perkataan Irianto berbeda yang sebelumnya dikatakan nya bahwa surat teguran yang terkahir sudah dilayangkan pihak Satpol PP ke pihak pengembang, apabila tidak di respon pihak nya langsung melakukan penyegelan awal. Namun, perkataan berbeda pada kenyataan nya hingga sekarang tower ilegal belum kunjung di segel.

Sedangkan, tower ilegal yang berada di jalan Seijang beberapa waktu lalu langsung di segel pihak Satpol PP Tanjungpinang begitu juga tower yang ada di Sukaberenang dini hari telah disegel, lalu mengapa tower ilegal yang sudah berjamur di gudang Minyak belum juga selesai prosudur yang dimaksud oleh Irianto? Dalam hal ini Wakil ketua Komisi III DPRD Tanjungpinang Ashadi Selayar mengatakan Satpol PP Tanjungpinang terkesan Diskriminatif.

“Tanya ke Kasatpol PP dia punya kewenangan untuk menyegel, tower di Seijang langsung di segel di gudang Minyak tidak, terkesan dikriminatif,” katanya beberapa waktu lalu.

Penulis : Akok

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here