TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – – Sebuah kapal Tug boat tanpa nama bermuatan 80 ton BBM Ilegal berhasil di tangkap Tim WFQR Lantamal IV dari unsur sea reader Satkamla Lantamal IV di perairan Tanjung Gundap Barelang Batam, Senin (03/04).

Komandan Lantamal IV Laksamana Pertama TNI S. Irawan mengatakan kapal Tug boat tersebut merupakan target Tim WFQR Lantamal IV. Kapal Tug boat tersebut diduga kuat akan diseludupkan ke out Of port limit (OPL).

“Pemilik tug boat dari salah seorang pengusaha Batam berinisial L yang dinakhodai S dengan 2 orang ABK nya,” ungkapnya.

Berdasarkan pengakuan Nakhoda, kata Danlantamal, Tug boat tanpa nama GT 34 ini berlayar dari pulau Alang Dabo Singkep menuju OPL.

“Kapal berlayar tanpa dilengkapi dokumen lain yang berkaitan dengan ABK dan Manifest muatan kapal juga tidak ada, untuk itu tim mengamankan kapal tersebut guna pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut,” ujarnya.

Dikatakannya, tindakan yang dilakukan oleh tim WFQR Lantamal IV terhadap para penyelundup dan pelaku kejahatan lainnya di perairan Kepri merupakan tindak lanjut dari perintah Panglima TNI, Kasal dan Pangarmabar.

“Bapak presiden Joko Widodo beberapa waktu yang lalu telah mengintruksikan kepada aparat terkait untuk membatasi ruang gerak penyeludupan, beranjak dari hal itu, TNI AL dalam hal ini Lantamal IV sebagai aparat penegak hukum dilaut merasa sangat terpanggil untuk ambil bagian dan mendukung semangat pemberantasan penyeludupan yang sudah sangat meresahkan,” pungkasnya.

“Tidak akan berhenti kami menangkap kejahatan dilautan Kepri ancaman ada di saya, ada SMS kemaren saya di ancam bahwa tahun ini saya tidak bisa hidup. Tentara tidak pernah takut. Tentara hanya takut pengkhianatan,” cetusnya.

Saat ini, BBM Ilegal jika di rupiahkan senilai 500 Juta beserta kapal Tug boat tanpa nama telah bersandar di dermaga Yos Sudarso Mako Lantamal IV Tanjungpinang guna proses hukum lebih lanjut.

Penulis: akok

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here